Berita Surabaya

577 Calon PPK Surabaya Pemilu 2024 Gagal Seleksi Administrasi, 975 Peserta Lanjut Tahap Berikutnya

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya menerima 1.552 orang pendaftar pada proses seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk pemilu 2024

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
ahmad Zaimul Haq/suraya
Komisioner KPU Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Subairi didampingi Divisi Litbang KPU Jatim, Rochani menjelaskan tahapan pembentukan PPK 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya menerima 1.552 orang pendaftar pada proses seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilu 2024.

Dari jumlah pendaftar tersebut, sebanyak 975 pendaftar dinyatakan lolos seleksi administrasi.

"Dari 1.552 pendaftar, 975 lolos seleksi administrasi. Bagi yang lolos, mereka berhak melanjutkan ke ujian tertulis (berbasis) computer assisted test (CAT)," kata Komisioner KPU Surabaya, Subairi di Surabaya, (5/12/2022).

Sebanyak 577 orang dinyatakan tak lolos administrasi.

Penyebabnya, mayoritas karena tak melengkapi persyaratan administrasi yang diminta.

"Kurang saat upload berkas," kata Subairi.

Dengan mengunggah melalui laman siakba.go.id, data pendaftar juga akan terintegrasi dengan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU. Bagi pendaftar yang tercantum sebagai anggota partai politik, maka akan diklarifikasi.

Apabila yang bersangkutan memang merupakan anggota partai, maka dinyatakan gugur dalam seleksi. Namun, apabila namanya tercatut dalam keanggotaan partai tertentu, maka akan langsung dihapus oleh sistem KPU.

"Memang ada beberapa nama yang masuk dalam sipol," kata pria yang membawahi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Surabaya ini.

"Apabila ditemukan dan yang bersangkutan menolak sebagai anggota partai, maka wajib menulis pernyataan dan akan kami ajukan penghapusan dari anggota partai kepada KPU RI," katanya.

Usai seleksi administrasi, para peserta selanjutnya akan menempuh ujian tulis. Berbasis computer assisted test (CAT), seleksi akan dilakukan serentak se-Indonesia pada Selasa (6/12/2022).

Namun, karena jumlahnya cukup besar, proses tes dilakukan selama dua hari (hingga Rabu, 7/12/2022). "Kami sesuaikan dengan jumlah komputer di lokasi tes, yakni di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kampus Lidah Wetan," kata Alumni Unesa tahun 2003 ini.

Baca juga: Ribuan Peserta Bakal Ikut Tes Tulis Rekrutmen PPK di Jawa Timur, Simak Jadwalnya

Dalam proses seleksi yang berlangsung sekitar 2 jam tersebut, peserta diminta menjawab berbagai tema soal. Mulai wawasan nusantara, ideologi pancasila, kelembagaan pemilu, pemungutan suara, hingga pemuktahiran data pemilih.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved