Berita Lamongan

Lamongan Geger, Kakek 59 Tahun Akhiri Hidup di Kandang Kambing, Tingglkan Sepucuk Surat

Warga Kecamatan Pucuk Lamongan digegerkan dengan ditemukannya, Pariman (59) mati tergantung di kandang kambing

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Hanif Manshuri
Surat yang ditulis korban dan ditinggalkan di meja ruang tamu, Selasa (6/12/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri


TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Warga Kecamatan Pucuk Lamongan digegerkan dengan ditemukannya, Pariman (59) mati tergantung di kandang kambing milik tetangga korban, Selasa (6/12/2022).

Korban pertamakali ditemukan saksi Yazid (31) pemilik kandang yang diduga dijadikan tempat oleh korban untuk mengakhiri hidupnya.

Menurut saksi, Yazid, sekira pukul 07.30 WIB ia bertandang untuk melihat beberapa ekor kambing peliharaannya.

Posisi kandang ada di atas tanah milik saksi Yazid dan berjarak sekitar 15 meter di belakang rumah korban Pariman.

"Setiap pagi dan malam saya selalu ke kandang untuk memberi makan dan melihat kondisi kambing, " aku Yazid pada polisi, Selasa (6/12/2022).

Saat Senin (5/12/2022) malam ia ke kandang, Yazid tidak melihat ada korban di lokasi.

Baru pada pagi hari tadi kembali ia kembali ke kandang, saksi dikagetkan dengan kenyataan korban yang mati tergantung di kandang kambing miliknya.

Temuan itu kemudian ia informasikan ke Kasun Badu Kodar Usman yang kemudian dilanjutkan ke Polsek Pucuk.

Kapolsek Pucuk, AKP Suwandi didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Slamet, Kanit Intel Aiptu Suprayitno, KA SPKT, Aiptu Didin, Babinsa, Sertu Tegar, Kasi Trantib, Suhartono petugas Puskesmas serta Kades, Ali Thohir dan perangkat bergegas ke TKP.

Korban dievakuasi dan pihak keluarga tidak bisa bersedia korban diautopsi.

Keluarga mengikhlaskan kematian korban.

Sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, korban meninggalkan surat yang isinya memberitahukan kalau ia sedang berada di kandangnya Yayet.

Korban minta keluarganya melihat ke kandang, dan ia meminta keluarganya tidak kaget.

Surat yang kalimatnya tak beraturan itu diakhiri dengan ucapan selamat jalan dari Pariman. Dan dibumbuhi dengan tanda tangan korban.

"Korban diduga mati karena bunuh diri, " kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro kepada Tribujatim Network, Selasa (6/12/2022).

Menurut Anton, korban tidak diautopsi karena anggota keluarganya keberatan. Diperkuat dengan surat pernyataan bermeterai yang ditandatangani oleh anggota keluarga korban, Ria Nur Astutik.

Baca juga: Dulu Tantang Petir Ingin Bunuh Diri, Artis Cantik Kini Bersyukur Injak Usia 85: Ngobrol Sama Tuhan


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved