Berita Surabaya

Mahasiswa ITS Bantu Siswa Kejar Paket Tingkatkan Kompetensi di Bidang Teknologi melalui Program KKN

Melihat kegigihan belajar para siswa di sebuah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di tengah kota Surabaya

Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
Hari Pertama Pelaksanaan KKN 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Melihat kegigihan belajar para siswa di sebuah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di tengah Kota Surabaya, membuat tim KKN ITS percaya bahwa masih ada potensi besar yang mampu dikembangkan.

Adalah PKBM Bina Abdi Wiyata, lembaga pendidikan non-formal di Jalan Jolotundo Baru no 6 Surabaya yang menyelenggarakan program kejar paket A, B dan C bagi masyarakat ekonomi rendah.

Para siswa yang gigih belajar itu memiliki usia yang beragam, mulai dari remaja 16 tahun hingga siswa yang tergolong lanjut usia, 65 tahun. Profesi para siswa pun beragam, mulai dari tenaga serabutan hingga pedagang jajanan yang keseluruhannya termasuk dalam golongan ekonomi rendah.

Kunjungan awal tim KKN ITS yang diketuai oleh Albert Kurniawan Willy Tricahya ke PKBM Abdi Wiyata Surabaya menjadi awal mula inisiasi program Pelatihan Pembuatan Teknologi Tepat Guna yang kemudian didukung penuh oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) ITS.

Sebagai mahasiswa Teknik di Departemen Teknik Instrumentasi ITS, Albert berpikir andaikan para siswa memiliki kemampuan dasar tentang teknologi, maka itu dapat dijadikan modal para siswa untuk memulai wirausaha sederhana di bidang teknologi.

‘Di tengah jaman modern serba canggih, kami berpikir bahwa generasi saat ini tak boleh gagap teknologi untuk mampu bersaing. Kami melihat ada kegigihan mereka dalam belajar, jadi kami ingin mengajarkan mereka bagaimana membuat teknologi tepa guna sederhana yang bisa mereka jual nanti’, ungkap mahasiswa semester 7 ini.

Bermula dari optimisme itu, tim KKN ITS memberikan pelatihan bertajuk Pembuatan Teknologi Tepat Guna (TTG) kepada 20 siswa di PKBM Bina Abdi Wiyata Surabaya.

Kegiatan KKN di PKBM Bina Abdi Wiyata dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan dan dilakukan secara bertahap mulai bulan Juli 2022 hingga Agustus 2022 dengan metode pengajaran, praktik serta mentoring.

Kegiatan Pelatihan ini dibimbing dan diarahkan oleh seorang dosen Departemen Teknik Instrumentasi, Ir. Sefi Novendra Patrialova, S.Si., M.T. Melalui pelatihan itu, siswa diharapkan mampu memahami bagaimana merancang sebuah teknologi sederhana yang dapat berguna bagi mereka dan tentu memiliki nilai jual.

Pelatihan yang diikuti oleh 5 siswa paket B (setara SMP) dan 15 siswa paket C (setara SMA) itu berlangsung secara interaktif dan praktis.

Masing-masing siswa didampingi oleh seorang mahasiswa ITS selama pelatihan.

Sehingga, Albert tak sendiri, ia berbagi ilmu bersama 19 mahasiswa ITS yang berasal dari departemen Teknik Instrumentasi dan Teknik Infrastruktur Sipil.

Berbekal latar belakang ilmu teknik yang dimiliki oleh tim KKN, para siswa diajarkan secara langsung bagaimana merangkai sensor dan aktuator untuk tujuh aplikasi sederhana.

Program KKN ini mendapatkan respon positif dari Ketua Lembaga PKBM Bina Abdi Wiyata, Drs. Lukas Kambali, S.H.

"Kegiatan ITS ini tentunya membantu kami selaku lembaga pendidikan untuk mentransfer ilmu dari ITS kepada siswa. Hal ini sangat bermanfaat bagi siswa kami. Kami berharap hal baik ini tidak berhenti disini saja namun dapat terus berkolaborasi dan berkerjasama", ujarnya.

Baca juga: Inovasi Teknologi, Pemkot Surabaya Kolaborasi dengan ITS, Ada Perahu Wisata hingga Motor Listrik

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved