Berita Surabaya

UPDATE Perampokan di Pabrik Masker Medis Surabaya, 5 Orang Saksi Diperiksa, Termasuk Pihak Keamanan

Lima orang saksi telah diperiksa oleh Tim Antibandit Polsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya dalam penyelidikan kasus perampokan pabrik masker

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/LUHUR PAMBUDI
Suasana depan pabrik pembuatan masker medis, di Jalan Raya Sukomanunggal No 37, Sukomanunggal, Surabaya, yang dirampok pada Rabu (7/12/2022) dini hari 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Lima orang saksi telah diperiksa oleh Tim Antibandit Polsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya dalam penyelidikan kasus perampokan pabrik pembuatan masker medis, di Jalan Raya Sukomanunggal No 37, Sukomanunggal, Surabaya, pada Rabu (7/12/2022) dini hari. 

Para saksi yang telah dimintai keterangannya itu terdiri dari beberapa orang pegawai, pemilik, hingga pihak keamanan pabrik pembuatan masker medis tersebut. 

Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya Iptu Jumeno Warsito mengatakan, pihaknya masih terus melakukan proses penyelidikan kasus tersebut, bersama dengan anggota Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya. 

Mengingat proses penyelidikan tersebut masih terus bergulir. Jumeno mengaku, pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut, sebelum para pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang itu, dapat ditangkap. 

"Saksi sudah 5 orang (yang diperiksa dalam penyelidikan), mohon doanya secepatnya terungkap," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Kamis (8/12/2022) malam. 

Sementara itu, seorang pria berinisial R (28) petugas security pabrik pembuatan masker medis, di Jalan Raya Sukomanunggal No 37, Sukomanunggal, Surabaya, yang dirampok itu, sempat memergoki dua orang mencurigakan di depan pagar pabrik. 

Baca juga: Pabrik Masker Medis di Surabaya Dibobol Perampok, Mobil hingga Motor Amblas, Segini Kerugiannya

Baca juga: Pabrik Masker di Surabaya Dibobol, Security Sempat Pergoki 2 Orang Misterius, Lari saat Ditegur

Temuan fakta tersebut diungkap oleh seorang warga setempat, Rokhim (60), yang mengaku sempat mendengar penuturan si petugas security pabrik, yang melihat pertama kali kondisi kantor tempatnya bekerja porak-poranda. 

Menurut Rokhim, pabrik tersebut sudah menghentikan aktivitas produksinya dan para karyawan diperbolehkan pulang untuk beristirahat, sekitar pukul 21.00 WIB, pada Selasa (6/12/2022). 

Bersamaan dengan pulangnya seluruh karyawan di bagian produksi. R yang memang bertugas sebagai keamanan, telah memastikan tidak lagi ada karyawan yang masih berada di area pabrik, sebelum dirinya mengunci seluruh akses keluar masuk pintu utama kantor, termasuk pintu pagar. 

Kemudian, R pulang kembali ke kosannya yang berlokasi di kawasan Jalan Sukomanunggal Gang V, atau yang berada di kawasan sisi selatan, bangunan pabrik tempatnya bekerja. 

Sekitar pukul 23.00 WIB, lanjut Rokhim, R memutuskan pergi dari kosannya sejenak untuk memeriksa kondisi area pabrik. 

Tak dinyana-nyana, R malah mendapati dua orang laki-laki berusia dewasa berdiri di area depan pagar utama kantor berbahan besi berpelapis lempengan besi warna cokelat tersebut, dengan gerak-gerik mencurigakan. 

R berupaya menghampiri keduanya lalu menanyakan maksud dari keberadaan mereka di depan pagar kantor kosannya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved