Berita Jatim

Aksi Curanmor di Malang Terekam CCTV, Gelagat Pelaku Disoroti, Sudah Berpengalaman?

Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di wilayah Kota Malang.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
Tangkapan layar (screenshot) rekaman kamera CCTV aksi curanmor yang terjadi di Jalan Raya Tlogomas Gang III RT 3 RW 6 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di wilayah Kota Malang.

Kali ini, pelaku beraksi di wilayah Jalan Raya Tlogomas Gang III RT 3 RW 6 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Korban curanmor, Heru (27) mengatakan, kejadian curanmor itu terjadi pada Kamis (8/12/2022) malam.

"Saat itu, kondisi pagar rumah sedikit terbuka. Sedangkan di dekat pagar rumah, terparkir tiga sepeda motor," ujarnya kepada TribunJatim.com, Jumat (9/12/2022).

Lalu sekitar pukul 21.00 WIB, korban hendak keluar rumah memakai sepeda motor Honda Beat nopol N-4186-KQ. Namun alangkah kagetnya korban, karena motor tersebut sudah tidak ada.

"Saya langsung bertanya ke ibu. Pada saat ibu berangkat ke musala untuk menunaikan salat isya, motor tersebut masih ada terparkir di dekat pagar,"

"Namun saat pulang ke rumah, motor itu sudah tidak ada. Oleh ibu, dipikirnya motor tersebut sedang dipakai," jelasnya.

Korban pun langsung curiga dan merasa telah menjadi korban curanmor. Seketika itu, langsung melihat rekaman kamera CCTV.

"Dari rekaman kamera CCTV, terlihat pelaku yang berjumlah satu orang masuk pada pukul 19.17 WIB. Pelaku melihat kondisi sekeliling dan juga sempat melihat kamera CCTV. Mungkin dikira pelaku, kamera CCTV yang terpasang adalah mainan sehingga pelaku pun melanjutkan aksinya," terangnya.

Lalu pada pukul 19.18 WIB, pelaku langsung menyasar ke sepeda motor Honda Beat tersebut. Dengan memakai alat khusus, pelaku merusak rumah kunci kontak dan mesin motor korban langsung menyala.

Seketika itu, pelaku pun bergegas membawa kabur sepeda motor korban sekaligus juga membawa helm yang tergantung di atas spion.

Rencananya, korban akan segera melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota.

"Hari ini setelah salat jumat, rencananya akan membuat laporan ke Polresta Malang Kota. Tentunya, sambil menyertakan bukti rekaman kamera CCTV berikut BPKB dan STNK," ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Eko Novianto mengingatkan kepada masyarakat agar selalu waspada saat memarkirkan kendaraan bermotor.

"Parkirlah di tempat yang mudah terlihat dan mudah diawasi. Perlu diingat, pelaku kejahatan selalu memanfaatkan kelengahan korbannya. Sehingga kami meminta kepada masyarakat, untuk selalu waspada dan berhati-hati," pungkasnya.

Baca juga: Cegah Pencurian di Rumah Korban Erupsi Semeru, Polsek Pronojiwo Gencarkan Patroli

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved