Berita Tulungagung

Merusak Pot Bunga saat Tagih Utang, Ibu dan Anak di Tulungagung Bakal Masuk Penjara

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung akan mengeksekusi dua terpidana asal Kecamatan Rejotangan, Binti Mualiyah (47) dan anaknya Eka Wahyu Saputri (26

Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Kasi Pidum Kejari Tulungagung, Rudy Kurniawan sampaikan kasus ibu dan anak jadi terdakwa perusakan bunga usai menagih utang 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung akan mengeksekusi dua terpidana asal Kecamatan Rejotangan, Binti Mualiyah (47) dan anaknya Eka Wahyu Saputri (26).

Keduanya telah diputus bersalah oleh Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung, Selasa (6/12/2022) lalu, karena bersama-sama melakukan perusakan pada pot bunga milik Lilik Suciati, warga Desa Panjerejo, Kecamatan Rejotangan.

Majelis hakim menjatuhkan hukuman kepada keduanya satu bulan penjara.  

Menurut Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Tulungagung, Rudy Kurniawan, selama ini keduanya menjadi tahanan kota.

"Atas dasar pertimbangan kemanusian dan latar belakang masalah, keduanya menjadi tahanan kota selama proses persidangan," terang Rudy.

Baca juga: Tagih Utang Berujung Apes, Ibu dan Anak di Tulungagung Malah Jadi Terdakwa Perusakan Bunga

Secara resmi ibu dan anak ini menjadi tahanan kota sejak 22 September 2022.

Proses penahanan ini tetap dihitung dengan perbandingan satu banding 5 dibanding tahanan di rumah tahanan (rutan).

Dengan demikian, lima hari tahanan kota dihitung satu hari tahanan rutan.

"Dari akumulasi hukuman kota yang dijalani keduanya, kami menghitung terpidana sudah menjalani penahanan selama 15 hari," sambung Rudy.

Dengan demikian masa panahanan kedua terpidana ini masih kurang 15 hari.

Karena itu Kejari Tulungagung mengagendakan eksekusi keduanya.

Masih menurut Rudy, rencananya eksekusi akan dilaksanakan pada Kamis (15/12/2022) mendatang.

"Selama ini keduanya bersikap koorperatif. Mereka juga sudah menyatakan menerima putusan hakim," ujarnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved