Berita Surabaya

Penyandang Disabilitas Punya Kesempatan yang Sama di Dunia Kerja

Penyandang disabilitas sering kali dipandang sebelah mata karena memiliki keterbatasan fisik.

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/HABIBUR ROHMAN
ILUSTRASI Penyandang disabilitas - tunanetra Karjono di satu ruang koperasi syariah rusunawa pertama di Surabaya yang digagasnya di kawasan Rusunawa Siwalankerto Surabaya, Kamis (12/11/2020). Ia juga menggagas koperasi jasa disabilitas pertama di Indonesia yang berada di Jalan Raden Wijaya Waru Sidoarjo. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyandang disabilitas sering kali dipandang sebelah mata karena memiliki keterbatasan fisik. Padahal mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan bekerja di berbagai bidang, termasuk di dunia perhotelan.

Hal ini diungkapkan Assistent Talent and Culture Manager Ibis Surabaya City Center Diar Listya Astrihana bahwa, penyandang disabilitas fisik maupun sensorik memiliki kesempatan bekerja di bidang hotel.

“Kami di bawah operator Accor Hotel, sudah cukup lama berfokus di Diversity and Inclution, menerima individu dengan melihat mereka punya keunikan sendiri, skill, prakarya dan kelebihannya sendiri-sendiri. Kami ingin memberi kesempatan bagi siapa saja yang mau berkarya dengan syarat mau belajar,” kata Diar Listya, Jumat (9/12/2022).

Pihaknya memfasilitasi inklusi dan penyesuaian penyandang disabilitas melalui World Duo Day, program aktivitas berdampingan dengan penyandang disabilitas dalam dunia kerja.

Aktivitas tersebut diikuti oleh Yayasan Peduli Kasih ABK dengan beberapa penyandang tuna netra.

Para penyandang disabilitas mendapatkan pengalaman menjadi seorang pekerja di perhotelan, seperti food and beverage, room, hotel tour dan table manner.

Sifatnya adalah bentuk training atau pelatihan terhadap mereka.

Melalui program tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi khususnya untuk teman penyandang disabilitas untuk dapat diberikan kesempatan dan hak yang sama khususnya di dunia kerja.

“Supaya mereka punya ilmu dan bekal sebelum kerja dan bisa mengikuti standart kerja kita,”katanya.

Berlanjut membuka kesempatan kepada para penyandang disabilitas, Ibis Surabaya City Center memperdalam pelatihan dan merekrut mereka yang berkemampuan sesuai standart hotel.

“Karena dari mereka kebanyakan tidak ada basic hotel jadi kami training mereka dulu. Sekarang sudah ada yang bekerja,” katanya.

Seorang penyandang disabilitas, Raffi diterima bekerja training di Ibis Surabaya City Center

Raffi dinilai telah memiliki skill bekerja di perhotelan, sebab sebelum training telah memiliki pengalaman magang di hotel.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved