Berita Trenggalek

Permintaan Turun, Harga Ayam Potong di Pasar Basah Trenggalek Malah Naik Jadi Rp32 Ribu Per Kilogram

Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, harga ayam potong di Pasar Basah, Kelurahan Ngantru, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek naik, Senin (12/12/2022

tribunjatim.com/sofyan arif candra
Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, Harga Ayam Potong di Pasar Basah, Kelurahan Ngantru, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek naik, Senin (12/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, harga ayam potong di Pasar Basah, Kelurahan Ngantru, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek naik, Senin (12/12/2022).

Jika sebelumnya harga ayam berada di angka Rp 30 ribu per kilogram, saat ini harga karkas ayam mencapai Rp 32 ribu per kilogram.

"Awal bulan Desember kemarin mulai naik, sebelumnya Rp 30 ribu lali naik jadi Rp 31 ribu sampai sekarang Rp 32 ribu per kilogram," kata pedagang ayam, Tugiyanti, Senin (12/12/2022)

Ia tidak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga ayam tersebut, yang ia tahu hanya lah harga ayam hidup dari kandang atau peternak sudah naik.

"Mungkin harga pakan atau konsentrat naik, jadi harga ayam ikut naik " jelas warga Kecamatan Karangan tersebut.

Baca juga: Nasib Pedagang Soto Ayam di Lamongan, Ratapi Nasib karena Harga Ayam dan Telur Naik

Menurut Tugiyanti setiap menjelang natal dan tahun baru harga ayam potong memang selalu naik, padahal permintaan tidak naik.

"Permintaannya biasa saja, tidak ada kenaikan, malah cenderung turun karena harganya naik," keluh Tugiyanti.

Bahkan beberapa orang batal membeli begitu tahu harga ayam potong mencapai Rp 32 ribu per kilogram.

"Berbeda dengan Idul Fitri, harganya naik karena memang permintaannya naik, lah kalau Nataru harga naik permintaan turun," pungkasnya

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved