Berita Kediri

UPDATE Insiden Ngadiluwih, 13 Pelaku Pengrusakan Rumah dan Kendaraan Warga Diamankan Polres Kediri

Satreskrim Polres Kediri berhasil mengamankan 13 orang yang diduga menjadi pelaku pengrusakan rumah serta kendaraan milik warga dalam insiden Ngadiluw

ISTIMEWA
Beberapa rumah, kendaraan dan fasilitas publik yang menjadi sasaran pengrusakan para massa perguruan silat di Kediri. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Satreskrim Polres Kediri berhasil mengamankan 13 orang yang diduga menjadi pelaku pengrusakan rumah serta kendaraan milik warga dalam insiden Ngadiluwih, Kamis (5/1/2023) lalu.

Ketigabelas orang ini juga diduga melakukan pengrusakan sejumlah fasilitas publik saat melakukan konvoi dan menggeruduk Mapolsek Ngadiluwih, Rabu (4/2/2023) malam.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Kediri juga telah mengamankan lima oknum perguruan silat yang melakukan pembubaran latihan serta penjarahan perguruan silat lain.

Hingga kemudian, ratusan massa perguruan silat menggeruduk Mapolsek Ngadiluwih untuk meminta penjelasan atas insiden pembubaran tersebut.

Namun sayangnya, sesudah konvoi, ada oknum bertangan jahil yang melempari rumah warga dengan batu, bahkan ada yang nekat membakar kendaraan milik warga setempat.

Hal ini kemudian diusut oleh Polres Kediri hingga akhirnya 13 pelaku berhasil diamankan.

Baca juga: Imbas Massa Perguruan Silat Geruduk Mapolsek Ngadiluwih, Polres Kediri Geber Penyekatan Keamanan

Baca juga: Terkait Insiden Ngadiluwih, Bupati Kediri Bentuk Forum Kerukunan, Kapolres: Pelaku Tetap Ditindak

"Betul kami sudah amankan 13 oknum yang diduga melakukan pengrusakan tersebut. Saat ini masih dalam proses dan dimintai keterangan," ujar Kasatreskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra, Senin (9/1/2023).

AKP Rizkika menuturkan, dari tiga belas pelaku yang dinamakan ternyata terdapat remaja yang masih di bawah umur. Masing-masing terduga pelaku ternyata berasal dari beberapa perguruan silat yang berbeda.

Menyikapi kerusuhan yang terjadi, AKP Rizkika mengatakan para pelaku akan ditindak sesuai hukum yang berlaku. Sebab, perilaku mereka sudah membuat warga merasakan kerugian dan teror ketakutan.

Baca juga: Buntut Insiden Ngadiluwih, Petugas Gabungan Siagakan Pengamanan hingga Gelar Penyekatan

Bahkan ada seorang lansia yang dikabarkan sampai mengalami gagal jantung akibat insiden tersebut.

"Pasti kami proses dan tindak sesuai hukum yang berlaku. Seperti arahan dari Kapolres Kediri bahwa siapa saja berbuat kriminal dan meresahkan warga, pasti akan ditindak," pungkasnya.

Selain mengusut tuntas para pelaku, demi menjaga keamanan dan ketertiban petugas gabungan yang terdiri dari Polres Kediri, Kodim 0809, Satpol PP dan Dinas Perhubungan melakukan antisipasi dengan patroli dan penyekatan di beberapa titik

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved