Berita Mojokerto

Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto Kejar Target DP4, Ada Ribuan Orang Belum Rekam e-KTP

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto kejar target merampungkan perekaman e-KTP untuk  9.000 orang yang masuk dala

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim.com/Mohammad Romadoni
Perekaman e-KTP di salah satu SMK swasta di wilayah Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto kejar target merampungkan perekaman e-KTP untuk  9.000 orang yang masuk dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4).

Ditargetkan perekaman e-KTP terutama DP4 di Kabupaten Mojokerto guna mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) pada 14 Februari 2024 tersebut bakal rampung hingga akhir tahun ini.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo menjelaskan pihaknya telah mendapat DP4 dari Pemerintah Pusat melalui Ditjen Dukcapil sebagai persiapan daftar pemilih saat pemilu 2024.

"Kita sudah dapat DP4 daftar untuk persiapan pemilu itu ada lebih dari 9.000 orang yang belum perekaman e-KTP dan tahun ini harus kita tuntaskan soalnya pemilu kan awal tahun, bulan Februari 2024," jelasnya saat ditemui di Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Selasa (10/1/2023).

Amat mengatakan berbagai upaya dilakukan Dispendukcapil agar dapat mencapai target salah satunya dengan jemput bola yakni melakukan perekaman e-KTP DP4 keliling mendatangi masyarakat di sekolah-sekolah, Kantor Kecamatan dan Pondok Pesantren (Ponpes).

"Sekarang mulai kita genjot setiap hari kita Dispendukcapil melakukan perekaman e-KTP keliling yang sasarannya untuk saat ini adalah di sekolah-sekolah dan Ponpes," ungkapnya.

Langkah Dispendukcapil awal tahun ini melakukan pendataan sekolah-sekolah yang akan dijadwalkan untuk perekaman e-KTP keliling. Sasarannya adalah lembaga pendidikan SMA sederajat berbasis swasta dan Ponpes yang belum tersentuh pada 2022 lalu.

"Kita langsung lakukan perekaman e-KTP di sekolah terutama sekolah-sekolah yang belum tersentuh pada 2022 lalu yaitu sekolah swasta dan pondok pesantren dan hari ini di Ponpes Kunjorowesi," ucap Amat.

Mantan Kadis Disparpora ini mengungkapkan paling banyak dari acuan data DP4 itu merupakan pemula/ pelajar dan sebagian warga yang belum pernah melakukan perekaman e-KTP.

"Data yang kami dapat dari jumlah DP4 yang kita terima itu mayoritas pemula (Pelajar, Red) dan warga yang belum rekam e-KTP," bebernya. 

Amat tetap optimistis target perekaman e-KTP terutama DP4 bisa rampung sebelum pelaksanaan Pemilu. 

Meskipun dengan minimnya petugas Dispendukcapil yang memiliki beban kerja  Overload tidak sebanding dengan jumlah penduduk yang belum melakukan perekaman e-KTP.

Apalagi lebih dari 9.000 orang yang belum perekaman e-KTP bukan jumlah yang sedikit.

Namun terkait keterbatasan jumlah petugas di Dispendukcapil itu telah dilaporkan pada Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati yang rencananya akan segera ditindaklanjuti dengan pegawai dari instansi lain yang diperbantukan.
 
"Yang belum-belum kemarin (Perekaman e-KTP) harus kita tuntaskan, ya harus tuntas bagaimana upaya kita kalau tidak selesai nanti kita diprotes. Kan syarat mencoblos harus punya ktp. Untuk keterbatasan petugas kita sudah kita laporkan ke Ibu Bupati," pungkasnya

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved