Liga Italia

Nasib Juventus, Merangkak di Awal Musim, Perlahan Bangkit, Kini Terjatuh Dihukum Pengurangan 15 Poin

Juventus harus mengalami nasib nahas di tengah keikutsertaanya di Serie A, Liga Italia 2022-2023. Bianconeri mendapat hukuman pengurangan 15 poin.

Editor: Taufiqur Rohman
Getty Images
Juventus harus mengalami nasib nahas di tengah keikutsertaanya di Serie A, Liga Italia 2022-2023. Bianconeri mendapat hukuman pengurangan 15 poin. 

TRIBUNJATIM.COM - Juventus harus mengalami nasib nahas di tengah keikutsertaanya di Serie A, Liga Italia 2022-2023.

Klub berjuluk Si Nyonya Tua itu menelan pil pahit setelah diganjar hukuman pengurangan poin.

Tak tanggung-tanggung, Bianconeri mendapat hukuman pengurangan 15 poin.

Sanksi ini didapat Juventus menyusul pelanggaran mengenai laporan keuangan dalam investasi yang dilakukan FIGC.

Penuntut FIGC Serie A telah memutuskan untuk memberikan pengurangan poin kepada Bianconeri setelah mereka dinyatakan bersalah atas pelanggaran capital gain.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris: Big Match Malam Ini Liverpool Vs Chelsea, Arsenal Vs Manchester United

Menurut Sportbible, investigasi dilakukan terkait pembayaran yang dilakukan kepada pemain selama 2020 dan 2021, ketika manajeman lama Juventus setuju untuk melakukan pemotongan gaji selama musim yang terkena dampak Covid.

Selama periode tersebut, Juventus diduga menggelembungkan nilai jual pemain dalam beberapa transfer demi meningkatkan nilai modal dalam anggaran.

Permintaan Penuntut FIGC untuk membuka kembali penyelidikan olahraga terhadap klub diterima oleh Pengadilan Banding Federal negara itu.

Sebelumnya, beberapa klub juga sempat diperiksa, diantaranya Sampdoria, Empoli, Genoa, Parma, Pisa, Pescara, Pro Vercelli, dan Novara.

Namun, hanya Juventus yang kasusnya diminta untuk dibuka kembali oleh Jaksa penuntut FIGC, Guiseppe Chiné.

Jaksa telah meminta pengurangan sembilan poin untuk tim pada awalnya tetapi malah diberikan 15 poin.

Pada akhir November lalu, jajaran direksi klub, seperti Pavel Nadved hingga Andrea Agnelli, telah memutuskan untuk mundur dari jabatannya.

Menurut Football Italia, sanksi pengurangan 15 poin ini tak ada hubungannya dengan dugaan kesepakatan rahasia yang dilakukan tim.

Dengan kata lain, Pengadilan Banding baru menjatuhkan hukuman terkait penyalahgunaan keuntungan keuangan klub.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved