Kanal

Khofifah Kenalkan Mobile Training Unit di Bursa Kerja Jatim Expo, Sediakan 5 Jenis Training Keliling

BURSA KERJA - Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Mobile Training Unit (MTU) atau mobile pelatihan keliling saat kegiatan East Java Talent And Career Exhibition di Jatim Expo, Selasa (10/9/2019). Ada empat jenis MTU yang disediakan yaitu MTU untuk pelatihan mesin, MTU khusus untuk pelatihan kelistrikan, MTU khusus untuk handycraft, dan MTU khusus untuk service sepeda motor. MTU ini keliling pelosok desa di Jatim untuk memberikan pelatihan kerja. - SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ

Di MTU untuk pelatihan handycratf, masyarakat yang ikut training dilatih membuat kerajinan lampu hias berbentuk bola yang dihias dengan benang wol dan diberi lampu.

Lalu ada juga yang dilatih membuat tatakan dari rotan yang cantik untuk dijual di cafe dan restoran.

"Handycraft itu laku dijual dengan rata-rata harga Rp 25 ribu. Ini kalau bisa terfasilitasi akses marketnya maka sangat marketable karena sudah sangat rapi, seperti tadi hasil BLK Situbondo dan Jember, desain warna sudah sangat mengikuti tren pasar," katanya.

Seluruh Balai Latihan Kerja (BLK) di Jawa Timur sebanyak 16 titik sudah memiliki 4 unit MTU yang siap bekerja sama dengan desa-desa dan memberikan pelatihan gratis.

"Sekarang tingal bagaimana memotivasi lini-lini terbawah, RT dan RW. Kalau mereka bisa mendapatkan skill dan modal lalu dibantu akses marketnya akan membuka pertumbuhan ekonomi baru di desa-desa," katanya.

Bentuk Tim Evaluator OSS, Gubernur Jatim Khofifah Siap Pangkas Sistem Perizinan yang Ribet

Sementara itu Kepala Disnakertrans Jawa Timur Himawan Estu Bagyo mengatakan, MTU ini memang menawarkan pelatihan dalam sistem kelompok yang tidak banyak jumlahnya.

Namun hal itu sengaja dilakukan agar pelatihan yang diberikan bisa fokus.

"Layanan ini gratis. Dan setiap BLK kita di 16 titik sudah punya 4 MTU. Jadi bisa menjangkau sampai ke pelosok pedesaan," kata Himawan.

Pelatihan yang diberikan bermacam-macam. Ada yang 180 jam, 240 jam dan 280 jam.

Sehingga bisa memberikan layanan hingga peserta pelatihan hingga menguasai keterampilan.

Himawan mengatakan, ia berharap tahun depan ada penambahan unit MTU agar ada update mesin dan engine peralatan yang digunakan. (Surya/Fatimatuz Zahroh)

Khofifah Ajak Nelayan Banyuwangi Pakai Gadget Pakai GPS, Aplikasi Digital Bisa Deteksi Ikan di Laut

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim

Berita Populer