Nasib Kowad Anak Tukang Ojek Berubah Drastis, Dulu Dibully, Kini Dipuji Istri KSAD: Lihat dari Mata

Nasib Kowad Anak Tukang Ojek Berubah Drastis, Dulu Dibully, Kini Dipuji Istri KSAD: Lihat dari Mata

TRIBUNJATIM.COM - Seorang Kowad memiliki nasib yang berubah drastis.

Serda (K) Desi Setiasari, anggota Kowad yang viral di media sosial karena pernah dibully tetangga memiliki ayah seorang tukang ojek.

Cerita getir yang dialami Desi Setiasari saat dibully oleh tetangga-tetangganya.

Perlakuan buruk yang dialami Desi ditanyakan langsung oleh istri KSAD Andika Perkasa, Hetty Andika Perkasa, ketika berkunjung ke Pusdik Kowad.

Serda (K) Desi Setiasari, anggota Kowad yang viral karena pernah dibully tetangga memiliki ayah seorang tukang ojek.

Cerita getir yang dialami Desi Setiasari itu terekam dalam video di channel Youtube TNI AD berjudul 'Anak Tukang Ojek Jadi Kowad Part 2 | BULETIN TNI AD Eps. 274 Part 2/2'.

Mantan TKW Blitar Berubah Drastis Pasca Nikahi Bule, Sifat Suami ke Mertua Terungkap ke Publik

DETIK-DETIK KSAD Jenderal Andika Perkasa Nangis di Depan Kowad Buta, Video Dilihat Ratusan Ribu Kali

Momen ini terjadi empat hari sebelum Desi dilantik di Pusdik Kowad.

Dilihat dari video yang dibagikan channel TNI AD, Hetty Andika Perkasa menghampiri Desi.

"Ini yang apa papanya," tanya Hetty.

"Siap, ojek," jawab Desi.

Kemudian, Hetty secara khusus memberikan motivasi kepada Desi yang orang tuanya bekerja sebagai tukang ojek.

"Yang dibully ya sama tetangga-tetangganya, enggak apa-apa karena kita kan harus bangkit, tapi bangkitnya yang positif," ujarnya.
Mendengar ucapan istri KSAD, Desi tampak bersemangat sambil mengucapkan kata siap.

Kemudian, terlihat pula momen saat Desi berbincang berdua di sebuah ruangan dengan Hetty.

Mereka duduk berdampingan di atas sofa yang sama sambil berbincang.

Hetty tampak memberikan pujian atas tekad besar Desi yang berjuang menjadi prajurit TNI.

Walaupun dibully, Desi kini bisa membuktikan dirinya bisa menjadi anak yang dibanggakan.

Hetty juga mendoakan Desi Setiasari bisa menjadi Perwira TNI.

Berikut ini pernyataannya.

"Karena dia anak tukang ojek tadi ya enggak bisa kayak temen-temennya untuk kursus-kursus yang lainnya tapi jadinya belajar sendiri karena dia punya tekad, dia tidak mau membalas teman-temannya yang membully dia tapi dia punya tekad dia ingin buktikan dia berbuat yang terbaik, berhasil.

Ini baru permulaan lho, berhasil jadi bintara Kowad kita tunggu selanjutnya dia akan menjadi apa lagi

Saya lihat dari matanya Desi ini akan berprestasi...

Saya berharap dan saya berdoa Desi bisa menjadi Perwira. Pasti bisa karena dia tekadnya kuat."

Setelah mengatakan itu, istri Andika Perkasa pun berpelukan dengan Desi.

Di channel tersebut, ditayangkan pula pernyataan Desi yang tampak bangga atas pencapaian yang diraihnya.

Inilah pernyataan haru dan bangga Desi Setiasari, anak tukang ojek berhasil menjadi Kowad.

"Waktu saya pendidikan di Pusdik Kowad sangat menyenangkan karena di sana banyak mendapatkan pengalaman, banyak mendapatkan ilmu dari para pembina, pelatih, memberikan motivasi terus-menerus kepada saya, menjalani pendidikan ini sampai akhirnya alhamdulillah telah selesai dilantik...

Perasaan saya saat penyumpahan terharu karena tidak menyangka akan menjadi prajurit dan dilantik di Pusdik Kowad.

Saya bangga sama diri saya sendiri, tapi itu juga berkat doa dan dukungan dari orangtua ketika penyumpahan rasanya seperti tidak bisa diucapkan dengan kata-kata."

Pada video itu, ditunjukkan juga momen haru saat Desi berhasil dilantik.
Ia menangis memeluk kedua orangtuanya.

Kemudian, terlihat pula momen saat Desi pulang ke rumahnya di kawasan Padalarang, Bandung.

Sebagai ibu, Ati Kusmiati mengaku bangga melihat putrinya berhasil menjadi Kowad.

Sambil terisak, ia mengaku tak menyangka karena mulanya keluarganya dipandang sebelah mata oleh orang-orang di sekitarnya.

Kini, berkat putrinya, Ati menyebut, sikap orang-orang di sekitarnya kini sudah berubah.

"Saya merasa bangga dengan anak saya saya merasa tidak pernah menyangka bahwa mungkin yang tadinya semua orang menganggap atau memandang kami sebelah mata, sekarang berbalik semuanya, bahkan pada saat penayangan Desi di Youtube itu pandangan orang terhadap kami jadi berbeda, tapi bagi saya tidak merasa gimana gitu.

Saya cuma merasa bangga saja sama anak saya, saya berterimakasih sama Allah karena berkat anak kami ini mungkin pandangan orang terhadap kami berbeda," ujarnya.

Sebelumnya, channel TNI AD memang sempat menayangkan video Desi saat menjadi peserta tes Caba Kowad.

Pada video itu, Desi tampak menangis menceritakan perjuangannya dan harapannya bisa lolos masuk TNI AD.

"Kalau saya lolos saya pakai baju loreng saya bangga tapi tidak akan sombong karena kesombongan itu tidak boleh, mungkin nanti saya pulang ke rumah, tetangga saya lihat, tapi saya tidak akan banyak berbicara, saya akan memberikan senyuman saya pada mereka bahwa saya bisa, kalau anak tukang ojek juga bisa menjadi prajurit," ucapnya.

Cerita Wali Kota Risma Diselamatkan Anak Indigo, Nyawa Hampir Terancam, Ada Ancaman Pembunuhan Lain

Kisah Lain Soal Berhasil Masuk TNI

Serda Ririn Efendi awalnya adalah mahasiswa yang kuliah di jurusan Teknik Elektro, Universitas Banda Aceh.

Keterampilan Ririn di bidang akademis pun mendapatkan apresiasi. Ia berhasil membuat sebuah alat senapan berdasarkan ilmu yang ditimbanya di bangku kuliah.

Dilihat dari video yang dibagikan channel TNI AD, alat senapan tersebut tersambung ke controller dan smartphone yang bisa menggerakan senapan tersebut.

Alat senapan itu diuji coba untuk menembak sasaran sesuai target.

Pada video itu, terlihat momen saat Ririn diapresiasi langsung di depan para TNI.

Ia bahkan bisa berhadapan langsung dengan KSAD Andika Perkasa.

Ririn bahkan diberikan pertanyaan oleh sang Jenderal.

"Apa pengen jadi tentara," tanya Andika Perkasa.

Secara tegas dan lantang, Ririn membenarkan ingin menjadi seorang tentara.

"Siap mau Pak," katanya.

Kemudian, KSAD pun kembali bertanya kepada Ririn untuk memastikan

"Bener mau masuk?" tanya Andika Perkasa.

"Siap iya Pak," jawab Ririn tegas.

Ternyata keinginan Ririn sebagai tentara tak hanya ucapan saja, ia benar-benar bisa masuk pendidikan TNI AD.

"Awalnya seorang mahasiswa di Universitas Banda Aceh jurusan teknik dia kemudian mendapatkan rekomendasi dari Bapak KSADuntuk menjadi seorang prajurit TNI AD," kata Komandan Secaba Rindam Iskandar Muda Letkol Inf Winas Kurniawan.

Menurutnya, mulanya kemampuan fisik Ririn tak terlalu kuat. Namun, ia terus memberikan motivasi kepada Ririn agar meningkatkan kualitasnya.

Alhasil, Ririn pun berhasil melewati semua tantangan dan perkembangannya pesat selama menjadi pendidikan.

Kini, Ririn Efendi mengaku, dirinya sudah dilantik menjadi Sersan pada 22 Februari 2020.

Serda Ririn ini juga menyebut, ia berhasil menurunkan berat badannya, dari 70 kilogram menjadi 58 kilogram.

Ia mengaku senang dan bangga bisa mewujudkan keinginannya menjadi prajurit TNI.

"Selama di pendidikan ini saya merasa senang dan bangga karena saya bisa menurunkan berat badan saya yang mana dulu berat badan saya 70 kilo,

sekarang menjadi 58 kilogram tepat pada 22 Februari 2020 saya dilantik menjadi seorang Sersan dan di sini perasaan saya sangat bangga, senang, gembira karenamenjadi prajurit TNI, serta kepada nusa, bangsa, dan negara," katanya.

Berita Populer