Penulis: Ignatia Andra Xaverya | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM - Begitu syok seorang mertua melihat menantunya sendiri masuk ke dalam kamarnya tanpa baju sama sekali.
Sungguh bejat kelakuan menantu yang akhirnya ditindak tegas oleh sang istri.
Mertua yang usianya sudah 70 tahun itu mengaku kaget dan tak menyangka.
Terlebih ketika ingat bahwa menantunya sendiri yang berusaha menanggalkan pakaian yang ia kenakan.
Bahkan, menurut keterangan korban yang terbaru, sang menantu mencabuli mertua 70 tahun meski tak sampai memaksa adanya hubungan badan.
Baca juga: Ardi Bakrie Dongkol, Jengkel Selalu Bereskan Kekacauan yang Dibikin Nia Ramadhani: Enak Banget
Peristiwa itu dialami oleh seorang nenek berusia 70 tahun di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Begitu terkejut bukan main ketika menyadari ada seseorang yang menyelinap di kamarnya.
Sang nenek 80 tahun tersebut mengetahui ada sosok yang diam-diam masuk ke kamar.
Sosok tersebut menyelinap ke kelambu tempatnya tidur.
Tak lama kemudian, sang mertua pun menyadari bahwa sosok misterius yang hendak mencelakai kehormatannya itu adalah menantunya sendiri, BA (50).
IL yang sudah berusia kurang lebih 70 tahun (Sebelumnya ditulis 80 tahun), dibuat begitu syok.
Baca juga: Skandal Oknum TNI Istri Dua, Berzina dengan Istri Tentara, Pilu Cara 2 Istri Bongkar Perselingkuhan
IL mengakui bahwa sang menantu menanggalkan baju yang ia kenakan, mertua 70 tahun ini ditelanjangi.
Meski belum sempat terjadi hubungan badan, namun dari keterangan IL di kantor polisi, dirinya sempat ditelanjangi oleh menantunya.
Baca juga: Tragedi Istri Diperkosa Maling Pura-pura Bertamu, Korban Datang Bulan, Ending Tegang Lari ke Sungai
Mengetahui kejadian yang dialami oleh sang ibu, istri dari BA pun tak kenal ampun.
Tanpa berlama-lama menimbang nasib suaminya sendiri, istri BA bertindak cepat.
BA dilaporkan ke polisi, Senin (15/2/2021), oleh istri sah BA atau anak kandung IL.
Saat dimintai keterangannya oleh pihak kepolisian, IL mengaku sempat ditelanjangi namun tidak melakukan berhubungan badan.
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba, Aipda Ajis Sapri, membenarkan adanya laporan kejadian itu.
Hanya saja Aipda Ajis Sapri baru sebatas menerima laporan tersebut belum sampai ke Unit PPA.
“Saat ini baru buat laporan di ruang KSPK.
Laporannya belum masuk ke unit PPA.
"Karena proses registrasi laporan terlebih dahulu,” jelas Aipda Ajis Sapri.
Aipda Ajis mengaku belum mengetahui pasti kronologis dugaan pencabulan itu secara lengkap.
Pihaknya masih menunggu penyidik Unit PPA untuk melakukan introgasi kepada korban.
“Untuk kronologisnya belum tahu, Karena belum ada pemeriksaan, hari ini baru buat laporan. Tapi, nanti dilihat hasil introgasi dari penyidik PPA," tambahnya.
Aipda Ajis menambahkan, pihaknya juga bakal melakukan introgasi kepada saksi-saksi ataupun korban mengenai laporan tersebut.
Baca juga: Nasib Rating Sinetron Buku Harian Seorang Istri di SCTV usai Kepergok Tiru Adegan Ikatan Cinta
Skandal antara menantu dan mertua yang cukup ekstrem juga pernah terjadi dan mendapat sorotan lebih.
Melansir dari Intisari ( grup TribunJatim.com ), pada Mei 2020 di provinsi Songkla, Thailand sebuah tragedi kisah cinta rumit terjadi hingga berujung pada aksi bunuh-bunuhan.
Menurut Eva.vn, pada Senin (2/11/2020), pria berusia 41 tahun itu mengaku membunuh putranya berusia 21 tahun, setelah jasadnya ditemukan.
Yang lebih mengejutkan, ternyata pembunuhan itu dilatarbelakangi oleh perselingkuhan sang ayah mertua dengan menantu sendiri alias istri anaknya.
Hingga akhirnya berujung dengan tragedi pembunuhan tersebut.
Baca juga: Transformasi Aprilia Manganang, Kini Jadi Kowad Pensiun Main Voli, Sekarang Makin Berotot dan Kekar!
Secara khusus pada 22 Mei, polisi menemukan sisa-sisa seseorang yang terbungkus karung, dibuang di semak-semak di hutan distrik Na Mom.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban dibunuh, di tempat lain kemudian dipindahkan ke lokasi tersebut.
Hasil otopsi menunjukkan bahwa korban berjenis kelamin laki-laki, berusia sekitar 20 tahunan.
Menurut keterangan kemungkinan mati karena ditikam, sekitar satu bulan lalu.
Polisi juga menemukan luka di leher dan dada akibat pisau, dan tangannya diikat dengan tali plastik.
Baca juga: Akhir Zonk Perjuangan Teddy Soal Harta Lina, Terkecoh dari Awal, Kini Tak Dapat Apa-apa, Sule Puas?
Orang yang menemukan jenazah itu pertama kali adalah asisten kepala desa setempat ketika mencium bau busuk menyengat, kemudian melapor ke polisi.
Setelah polisi datang mereka menemukan beberapa barang milik korban seperti pakaian, jam tangan, korek api, dan bungkus rokok.
Setelah dilakukan penyelidikan polisi mengonfirmasi identitas korban sebagai Chancai Plodkaethong (21).
Sejak penemuan itu, istrinya bernama Kung dipanggil ke kantor polisi untuk diberi tahu temuan tersebut.
Sang istri kaget dan terkejut mengetahui suaminya telah meninggal.
Menurut pengakuannya, dia terakhir kali bertemu suaminya 30 April, ketika dia dan ayahnya pergi ke kebun untuk mengambil getah karet.
Sejak saat itu, sang istri tidak bertemu Chancai tidak pernah pulang, dan istrinya tidak pernah melakukan kontak dengan suaminya tersebut.
Namun, polisi mencurigai Kung dan ayah Chancai bernama Aroon terlibat persekongkolan melakukan pembunuhan.
Baca juga: Kapten Arema FC Secara Mengejutkan Pamit Undur Diri Dari Singo Edan, Hendro Siswanto Minta Maaf
Aroon kemudian ditangkap pada 23 Mei, dan polisi percaya Aroon dan Kung terlibat dalam hubungan terlarang.
Setelah penangkapan itu Aroon mengakui pembunuhan pada anaknya sendiri, tetapi awalnya menyangkal dia telah selingkuh dengan Kung.
Bahkan Aroon membuat pengakuan mengejutkan, alasannya membunuh putranya sendiri, karena anaknya adalah pecandu narkoba, yang telah berulang kali berniat membunuh anaknya.
Baca juga: Sinyal Positif Keberhasilan PPKM di Jawa Timur: Zona Merah Covid-19 Tinggal Kabupaten Jombang
Chancai sendiri adalah anak dari Aroon dengan istri pertama tetapi bercerai 20 tahun lalu, tapi Aroon membawa putranya tinggal bersama sampai menikahi Kung.
Tetapi secara diam-diam Aroon dan Kung dituduh melakukan perselingkuhan, meski keduanya memiliki hubungan sebagai ayah mertua.
Kung dan Aroon terlibat hubungan gelap sebagai selingkuhan hingga nekat membunuh anaknya sendiri.
Mayor Jenderal Polisi Thiewtawat Nakhonsri, Kepala Polisi Provinsi Songkhla mengatakan, Aroon telah ditangkap denga tuduhan pembunuhan.
Polisi saat ini masih terus menyelidiki motif pembunuhan, serta mencari orang-orang yang terlibat dalam kejadian tersebut.