Birahi Ayah Membuncah saat Cek Keperawanan Anak, Pilu Korban Diusir Ibu Tirinya, Pelaku 4 Kali Nikah

Penulis: Ani Susanti
Editor: Sudarma Adi
Seorang ayah tega perkosa anak karena tuduhan tak perawan lagi.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Sudarma Adi

TRIBUNJATIM.COM - Seorang ayah kandung bernafsu ke anaknya sendiri padahal sudah menikah empat kali.

Semua berawal saat anak dituduh sudah tak perawan.

Ayah yang berdalih mengecek kebenaran malah bernafsu ke anaknya yang masih belia itu.

Nasib si anak pilu karena diusir ibu tirinya.

Baca juga: Perampokan Sadis 5 Pria Bertopeng, Suami Dibacok saat Terlelap-Istri Diperkosa, Pelaku Belum Ketemu

Pelaku adalah pria asal Kecamatan Wajo, Kota Makassar, RS (41).

RS, seorang ayah tega perkosa anak kandungnya, PIS (18).

Peristiwa RS memperkosa PIS terjadi pada 7 Juli 2021.

Baca juga: Suami Nafsu Perkosa ABG di Odong-odong hingga Hamil, Tak Bisa Tahan Hasrat Meski Istri Baru Lahiran

Kepada polisi, RS menyebut merudapaksa korban setelah mendengar isu PIS sudah tak perawan lagi.

Isu tersebut, kata RS, membuat rumah tangganya dengan sang istri kerap diliputi percekcokan.

Sebelum melancarkan aksinya, RS mengaku sempat bertanya pada korban soal isu miring yang menimpanya.

"Sering terjadi percekcokan dalam rumah tangga saya yang mengatakan dia (PIS) tidak perawan," kata RS, dikutip dari TribunMakassar via TribunWow ( grup TribunJatim.com ).

"Saya pun mengutik keterangan dari dia, benar atau tidak kamu tidak perawan. Disitulah terjadi kehilafan saya."

"Saya sangat menyesal sekali," sambungnya.

Baca juga: PILU Remaja Diperkosa Oknum Polisi di Polsek, Pelaku Kini Jadi Tersangka, Terancam 15 Tahun Penjara

RS sendiri sudah menikah sebanyak empat kali.

RS merupakan anggota sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Makassar.

Sementara itu, PIS merupakan anak kedua dari pernikahan pertamanya.

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Muhammad kadarislam menyebut RS mulanya mengajak korban ke penginapan dengan memberi iming-iming.

Namun, selain memberikan iming-iming, RS juga sempat mengancam korban agar mau berhubungan suami istri dengannya.

"Yang bersangkutan (PIS) diiming-imingi sesuatu untuk dibawa ke wisma," katanya.

Baca juga: 3 Pemuda Surabaya Perkosa Terapis Pijat hingga Pingsan, Bawa Kabur Uang Rp 40 Ribu dan Hp Korban

Ketika di wisma, ternyata orang tua atau bapaknya ini (RS) langsung melakukan pengancaman dan pemaksaan."

"Setelah diancam, ditindih kedua kakinya (PIS) lalu dilakukanlah pelecehan."

Kepada polisi, RS mengaku sudah dua kali melakukan percobaan pemerkosaan pada putrinya.

Namun, upaya jahatnya selalu gagal.

Baca juga: Suami Syok Istrinya Tak Sadar seusai Diperkosa 3 Pria, Dua Sembunyi di Lemari, Berawal Pesan Michat

Di percobaan ketiga, RS akhirnya berhasil melampiaskan nafsunya.

"Terjadi pertengkaran rumah tangga yang berakibat pengusiran," kata RS.

"Anak saya diusir sama ibu tirinya."

Pengusiran itu dimanfaatkan RS mengajak putrinya ke penginapan.

Sesampainya di penginapan, RS langsung merudapaksa korban.

Baca juga: Pesan Terapis Pijat Via Online, Tiga Pemuda Surabaya Ini Perkosa Terapis Hingga Pingsan

Mulanya, korban berusaha melawan.

Namun, akhirnya korban tak berdaya saat RS menindih tubuhnya.

Korban mengaku sudah beberapa kali dirudapaksa pelaku.

Namun, RS membantahnya dan menyebut baru sekali merudapaksa korban.

Untuk memertanggungjawabkan perbuatannya, RS dijerat dengan Pasal 285 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Peristiwa memilukan lain terjadi di Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara pada Maret lalu.

Z, seorang ayah memperkosa anak kandungnya sendiri.

Ia ditangkap setelah ibu korban, S (47), yang tak lain istri pelaku, setelah melaporkannya ke polisi.

Berdasarkan nomor LP/88/III/2021/SU/RES T.BALAI tanggal 10 Maret 2021, pelaku pun berhasil diamankan kurang dari 24 jam.

Baca juga: Gadis Tewas karena Melawan saat Diperkosa Ayah, Pelaku Buat Seperti Bunuh Diri Lalu Berangkat Kerja

Pelaku Z ditangkap personel Tekab Polres Tanjung Balai di Desa Sei Taman, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, pada Kamis (11/3/2021), sekitar pukul 17.00 WIB.

"Pelaku ditahan. Dijerat dengan Pasal 81 ayat (1), (2) dan (3) UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," katanya.

Petaka yang dialami sang anak kandung berawal saat istri menolak diajak berhubungan intim oleh suaminya sendiri, Z.

Padahal, saat itu sang suami yakni Z sudah menenggak jamu obat kuat sebelum mengajak sang istri bercinta.

Baca juga: Gadis Tewas karena Melawan saat Diperkosa Ayah, Pelaku Buat Seperti Bunuh Diri Lalu Berangkat Kerja

Kasubbag Humas Polres Tanjung Balai, Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan mengungkapkan hasil pemeriksaan.

Diketahui jika perbuatan bejat ayah ke putri kandungnya pertama kali dilakukan di dalam rumah sekitar bulan Juli 2020.

Saat itu, pelaku minum jamu gali-gali yang merupakan obat kuat.

Kemudian timbul hasratnya untuk bercinta, namun ia ditolak oleh istrinya yang merupakan ibu kandung korban.

Baca juga: Malam Pertama Memilukan, Pengantin Wanita Diperkosa 4 Pria di Depan Suami, Nasib Keluarga Juga Miris

Pelaku yang sudah tak kuat menahan hasratnya kemudian masuk ke kamar sang anak.

Korban merupakan anak kelima dari sembilan bersaudara.

"Pelaku kemudian pindah ke tempat korban tidur."

"Saat korban terbangun, pelaku mengancam korban agar tidak berteriak," katanya.

Baca juga: Gadis Terbangun Dengar Rintihan, Syok Lihat Wanita Bobot 113 Kg Perkosa Temannya, Pesta Awal Petaka

Kasubbag Humas Polres Tanjung Balai, Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan mengatakan, terbongkarnya kasus tersebut bermula saat korban melahirkan di sebuah klinik, Jumat (5/3/2021).

Keluarganya selama ini tidak mengetahui korban sedang hamil karena berbadan gemuk.

Baru setelah melahirkan, keluarga membujuk dan bertanya kepada korban agar memberitahu siapa pelakunya.

Pada saat itulah, korban memberitahu langsung kepada sang ibu bahwa pelakunya tak lain adalah ayah kandung sendiri.

Saat ini korban telah melahirkan seorang bayi perempuan.

Korban diduga sudah berkali-kali menjadi pelampiasan nafsu bejat ayah kandungnya sendiri hingga melahirkan seorang bayi.

Berita tentang kasus pemerkosaan