TRIBUNJATIM.COM - Bibi Brigadir J, Roslin dan Rohani Simanjuntak, mengaku tak takut dengan pangkat jendral seorang Ferdy Sambo.
Bahkan melansir GridPop.ID, kini Roslin dan Rohani Simanjuntak puas maki-maki suami Putri Candrawathi tersebut.
Roslin dan Rohani Simanjuntak memang akhirnya bertemu langsung dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Roslin Simanjuntak mengaku puas melihat langsung wajah Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di persidangan.
Sementara Rohani Simanjuntak merasa lega karena ada yang hendak ia sampaikan pada kedua terdakwa.
Baca juga: 5 Fakta Sidang Ferdy Sambo Cs, Anak Bungsu Putri Candrawathi Hasil Adopsi - Kodir Dinilai Berbohong
"Kalau saya dihadapkan pada Ferdy Sambo dan Putri merasa lega."
"Karena keinginan saya mau bicara langsung sama Ferdy Sambo dan Putri," ujar Rohani Simanjuntak, dikutip dari tayangan di kanal YouTube KOMPASTV.
"Ada sesuatu yang mau saya bicarakan, tapi ya agak terhalang sedikit."
Bertemu langsung pembunuh keponakannya, Rohani Simanjuntak meluapkan amarah dan merutuki kelakuan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
"Kami merasa puas langsung tatap muka sama PC dan si Sambo, kelegaan hati itu ada," kata Rohani Simanjuntak.
"Apa yang kami rasakan karena yang dilakukan Ferdy Sambo dan PC pada anak kami (Brigadir J)."
"Istilahnya bisa langsung kami ngomong sama dia tanpa perantara, berhadapan muka langsung," jelasnya.
Baca juga: Akhirnya Terbongkar Cara Ferdy Sambo Cs Bersihkan TKP, JPU Cecar ART soal Kamar Putri C: Bohong
Meski puas, Roslin dan Rohani Simanjuntak sempat merasa was-was menghadapi Ferdy Sambo.
Hal tersebut karena mereka masih sadar akan kekuasaan yang dimiliki Ferdy Sambo sebagai mantan jenderal.
"Memang rasa was-was itu ada, bagaimana mereka masih mempunyai relasi kekuasaan."
"Sedangkan kami masuk ke persidangan aja ada perbedaan antara kesaksian kita, si Richard, kesaksian dengan si PC dan si Sambo," ujarnya.
Baca juga: Pengakuan Kodir ART Ferdy Sambo Bersihkan Darah Brigadir J Pakai Serok, Tak Tahu Siapa yang Menyuruh
Sementara itu Rohani Simanjuntak justru tak tunduk dengan intimidasi Ferdy Sambo dan anak buahnya.
Rohani bercerita saat rumah orang tua Brigadir J didatangi perwira dari Divisi Propam Polri pada 11 Juli 2022 atau tiga hari setelah kematian Yoshua.
Termasuk Hendra Kurniawan yang saat itu masih menjadi Karo Paminal Divpropam Polri.
"Awalnya saya live, dari Mabes-mabes itu tunjuk-tunjuk tangan sama saya."
"'Hei jangan live, jangan ambil video', segala macam," kata Rohani Simanjuntak, seperti dikutip dari Kompas.com.
"Bahkan HP kami mau dirampas," sambungnya.
Rohani Simanjuntak menuturkan, saat itu kakaknya sudah ingin menyerah.
Sang kakak tidak ingin lagi berurusan dengan polisi, namun tidak begitu dengannya.
Samuel Hutabarat saat itu juga memikirkan nasib adik Yoshua yang juga berprofesi sebagai polisi.
"Dek, sudahlah dek, enggak usahlah diungkit lagi. Kita harus memikirkan masa depan Reza."
"Karena dia masih bertugas di kepolisian," kata Rohani Simanjuntak menirukan ucapan Samuel Hutabarat.
"Lagian yang kita lawan ini juga jenderal," sambung Rohani Simanjuntak.
Akan tetapi mendengar jawaban Samuel Hutabarat, semakin menguatakan tekad Rohani Simanjuntak buat membongkar kejanggalan di balik kematian sang keponakan.
"Kalau bagi saya, tak peduli, apa yang ada harus saya jual demi mengungkap kasus ini."
"Kalaupun Reza tidak kerja, lebih baik dia jadi tukang cangkul dan kerja sawit," kata dia.
"Tidak masalah jadi miskin, asal jangan harga diri diinjak-injak," tegas Rohani Simanjuntak.
Di sisi lain, ibunda Brogadir Yosua Hutabarat, Rosti Simanjuntak, juga sempat mengungkapkan kemarahannya.
Lantaran dia tidak langsung mendapatkan informasi soal tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat dari keluarga Ferdy Sambo.
Rosti Simanjuntak merasa jika Ferdy Sambo sebagai atasan seharusnya wajib memberikan kabar terkait kondisi ajudannya.
Tidak mendapat kabar, Rosti Simanjuntak mengatakan kontaknya malah diblokir oleh Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Dalam memberikan keterangan, Rosti Simanjuntak mengatakan jika dia tahu persis karakter anak kandung darah dagingnya.
"Kamu jenderal tidak usahlah banyak bicara!" sentak Rosti Simanjuntak dengan suara bergetar, Rabu (2/11/2022).
"Saya yang melahirkan anakku, saya yang membesarkan anakku."
"Saya tahu dengan karakter anakku," tegas Rosti Simanjuntak, melansir Grid.ID.