TRIBUNJATIM.COM - Sosok pria ganti stiker QRIS di kotak amal di masjid akhirnya muncul setelah identitasnya dikorek netizen.
Ternyata pria yang disebut pernah bekerja di bank ini dicari banyak orang karena diduga pernah melakukan penipuan lain.
Pria diduga pelaku ini pun muncul memberi klarifikasi dan mengklaim cuma periksa, serta siap ganti rugi.
Lantas siapa sosok pria tersebut?
Baca juga: Stiker Barcode QRIS Masjid Diganti, Aksi Pria Kepergok CCTV, Waspada Modus Baru Penipuan Lewat Infaq
Diketahui aksi pria tersebut terekam CCTV saat melancarkan niatnya di dua masjid daerah Jakarta Selatan pada Kamis (6/4/2023).
Pria tersebut melakukan aksinya di Masjid Nurul Iman Blok M Square, Kebayoran Baru, dan Masjid Nurullah Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.
Diketahui stiker yang ditempel merupakan QRIS atas nama Restorasi Masjid yang merupakan rekening pribadi Bank Nobu miliknya.
Semenjak viral, pria tersebut mendadak banyak dicari orang, terutama di Medan.
Pria tersebut berinisial IM dan diduga mantan karyawan salah satu bank.
Hal itu diungkapkan oleh seorang netizen di akun media sosial @redasamudera.id, mengutip TribunStyle.com, Senin (10/4/2023).
Pada percakapan tersebut, warga mengaku sempat berkenalan dengan pelaku sekitar tahun 2017-2018.
"Saya kenal waktu kerja di B** Pusat, waktu ana belum hijrah. Sekitaran tahun 2017-2018 masih kerja di B**," tulis seorang warga kepada Reda.
"Kapan terakhir kontak beliau," tanya Reda.
"Ana resign awal 2019, seingat ana waktu itu dia masih di Divisi Social Enterpreneurship, ana masih ada nomor kontaknya," balasnya.
Diketahui pria tersebut melakukan aksinya di beberapa masjd lain.
Hal itu terungkap dalam pengakuan warganet yang kemudian diunggah akun Instagram @redasamudera.id.
"Akh, stikernya ada di Masjid Al Azhar juga yang mengatasnamakan Restorasi Masjid, Qadarullah ana pernah kirim Qris ke situ," ungkap seorang warga kepada Reda sembari membagikan tanda bukti transfer.
"Subhanallah Al Azhar juga kena, bisa jadi belum tahu Al Azharnya. Kalau memang bener," balas Reda Samudera.
Selain mengganti QRIS di masjid, pelaku diduga sering melakukan aksi jahat lainnya.
Korban IM rata-rata berasal dari Medan.
Salah satu netizen mengaku ditipu soal perumahan syariah yang dibuat pelaku.
Tak hanya itu, masih banyak netizen yang muncul dan mengaku jadi korban penipuan pelaku dan mencari pria tersebut.
"Bang itu orang yang dicari-cari sama suami saya dan temennya, katanya mau pulang ke Medan dijanjiin terus ternyata belum balik-balik lagi ke Medan. Masih berbaik sangka juga sama beliau, ternyata pas lihat video ini memang dia bukan orang yang baik, Qodarullah, uang bisnis iPhone lenyap di tangan dia," tulis netizen.
"Semoga Allah gantikan dengan yang lebih baik dan penggugur dosa," balas Reda.
"Aamiin Allahuma ammmiin, semoga ada yang laporin beliau di sana, biar nggak bisa ke mana-mana lagi, udah banyak yang jadi korban," ungkapnya membalas doa dari Reda.
Sosok pria yang diduga mengganti QRIS di masjid daerah Jakarta Selatan akhirnya buka suara.
Pria tersebut membeberkan sejumlah pengakuannya melalui akun Instagram @imanabuaf, pada Senin (10/4/2023).
Akun Instagram @imanabuaf awalnya meminta maaf dan menyebut telah terjadi kesalahpahaman.
"Saya mohon maaf telah membuat kesalahpahaman, semoga dengan klarifikasi ini semuanya dapat paham," tulis akun tersebut.
Ia lalu mengaku mengganti QRIS masjid dengan rekening atas nama Restorasi Masjid yang merupakan rekening Bank Nobu untuk melakukan pemeriksaan terkait pekerjaannya.
Namun pria tersebut tak menjelaskan secara gamblang maksud dari 'melakukan pemeriksaan'.
Pria bertumbuh tambun ini lalu mengaku belum tahu berapa jumlah uang yang sudah masuk ke dalam rekening Restorasi Masjid.
Tapi ia mengaku akan mengembalikan uang tersebut.
"Ada yang bertanya : Apa hubungannya sama pemeriksaan ya?
Saya bekerja di bidang pemeriksaan pak/bu/mas/mbak.
Contoh (tapi bukan kasus ini) :
Coba cek dong, pembayaran dengan "anu" itu berapa lama prosesnya, ada potongan atau tidak, jangan-jangan ga masuk, ada BAGI-BAGI nggak?
Nah, kami menentukan sampel, secara diam-diam, kalau secara terang-teranganan ya ga perlu periksa, cukup tanya.
Sekali lagi saya mohon maaf, risiko pekerjaan, tapi kerugian finansial yang mungkin ditimbulkan akan saya ganti," tulis pria tersebut.
Baca juga: Istri di Surabaya Syok Maling di CCTV Ternyata Suami Sendiri, Lapor Polisi, Mobil Dibuat Nyabu
Akun Instagram @imanabuaf kemudian menampilkan bukti kalau dia sudah mentransfer uang yang masuk ke rekening Restorasi Masjid ke rekening Masjid Nurul Iman.
"Assalamu'alaikum, sehubungan belum ada respons yang signifikan dari kedua penyelenggara QRIS, maka dengan pertimbangan :
1. Teman-teman khawatir saya tidak bertanggung jawab.
2. Semakin lama proses penyelesaian
Maka, SELURUH uang yang pernah masuk melalui QRIS saya titipkan/kembalikan sementara di Rekening Resmi Mesjid Nurul Iman Blok M.
[Perhitungan dan bukti bisa di slide / geser]
Hal ini tidak menghilangkan kewajiban saya untuk tetap berkunjung ke DKM Mesjid-mesjid tersebut.
Sekali lagi saya memohon maaf telah melakukan sesuatu yang melanggar prosedur," tulis akun Instagram @imanabuaf.
Sosoknya pun langsung diburu oleh pihak kepolisian dan berhasil ditangkap.
Melansir Kompas.com, ia berhasil dibekuk aparat di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
"Betul, sudah ditangkap di bilangan Kebayoran Lama," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatanm Kompol Irwandhy Idrus, saat dikonfirmasi pada Selasa (11/4/2023).
Irwandhy mengatakan, penangkapan terduga pelaku adalah buah kerja sama antara Polres Metro Jakarta Selatan dan Subdit Siber Polda Metro Jaya.
"Iya, tim gabungan, bersama Subdit Siber Polda Metro Jaya. Dia diamankan di salah satu lokasi, yang jelas bukan masjid," katanya.
Kendati terduga pelaku sudah dibekuk, Irwandhy enggan membeberkan informasi lebih jauh.
Sebab Irwandhy menuturkan, terduga pelaku masih diperiksa di Mapolda Metro Jaya.
"Kalau inisial nanti dulu ya, karena masih dalam proses pemeriksaan," tutur Irwandhy.