Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - NZR Sumbersari FC baru saja merekrut dua pemain eks Liga 1, yakni Sunarto dan Eddy Gunawan.
Nama Eddy Gunawan dan Sunarto sudah tak asing di telinga pecinta bola Tanah Air.
Dua pemain tersebut cukup banyak membela klub di Liga 1 dan Liga 2.
Untuk Sunarto, dia merupakan super sub yang pernah dimiliki oleh Arema FC.
Sedangkan Eddy Gunawan pernah membela Borneo FC di musim 2019-2020.
Keduanya juga masih aktif berkompetisi di Liga 2 musim lalu.
Namun pada musim ini, keduanya sepakat menjadi bagian dari NZR Sumbersari.
Keduanya bahkan tak segan berkumpul dengan pemain muda. Serta mengikuti program latihan yang dirancang pelatih.
"Saya bersyukur bisa ada di sini," ucap Sunarto, Minggu (19/11/2023).
"Di sini kan dekat dengan keluarga jadi lebih nyaman," tambahnya.
"Beberapa tahun sudah sering ke luar Malang," lanjutnya.
Meski persiapan mepet, dirinya mengaku cukup yakin dengan kualitas pemain NZR.
Apalagi ada sosok Suroso, eks Arema lainnya yang jadi asisten pelatih.
Nama besarnya sebagai pemain tentu menjadi motivasi bagi para pemain muda.
"Cak Suroso juga bergabung di sini, itu akan jadi magnet untuk pemain muda," ujarnya.
"Saya juga ingin berbagi pengalaman, agar pemain muda Malang jauh lebih berkembang," tambahnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Eddy Gunawan.
Pemain berusia 38 tahun itu mengaku tak sabar, merumput kembali bersama NZR Sumbersari FC.
Sebab, dia sempat ikut latihan bersama NZR Sumbersari FC pada 2021 lalu.
"Saya sendiri sudah pernah ikut latihan, tapi belum sempat gabung. Sekarang ini kesempatan untuk bermain di Malang," ujar Eddy Gunawan.
Eddy Gunawan mengaku tertantang membela klub yang pernah juara Liga 3 Jatim tersebut.
Dirinya juga melihat banyak potensi pemain muda bagus di tim ini.
"Senang kalau bisa membimbing pemain muda di sini. Mereka ini punya potensi, saya ingin bermain bersama dan meraih hasil terbaik," ungkapnya.
Bergabung bersama NZR Sumbersari FC, kedua pemain ini tertantang untuk membawa tim asal Malang ini menjadi juara.
Apalagi target dari manajemen cukup tinggi.
Yakni lolos ke Liga 2 setelah di musim lalu tampil sebagai juara bertahan di kompetisi Liga 3 Jatim.