Jenguk Korban Pembacokan, Bupati dan Kapolres Gresik Tekankan Pencegahan Konflik
Korban Wahyu Agung Pratama (24) mengalami luka bacok.Wahyu Agung Pratama dilarikan ke RS Ibnu Sina lantaran mengalami luka di bagian lengan
Penulis: Willy Abraham | Editor: Torik Aqua
Ringkasan Berita:
TRIBUNJATIM.COM - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menjenguk korban luka akibat insiden yang terjadi beberapa waktu lalu di RSUD Ibnu Sina, Minggu (1/3/2026) siang.
Korban diketahui bernama Wahyu Agung Pratama (24) mengalami luka bacok.
Wahyu Agung Pratama dilarikan ke RS Ibnu Sina lantaran mengalami luka di bagian lengan dan perut.
Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus langkah konkret menjaga kondusivitas kamtibmas di Kabupaten Gresik.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik Ramadhan Nasution, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), camat setempat, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Baca juga: Ngerinya Kecelakaan Antar Motor, Pemuda Gresik Terjatuh dan Terlindas Truk di Surabaya
Kehadiran Forkopimda Gresik ini menjadi upaya meredam potensi konflik susulan di tengah masyarakat, terlebih menjelang perayaan Idul Fitri.
Bupati Gresik yang akrab disapa Gus Yani menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam melakukan mitigasi konflik agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
“Ini menjadi komitmen kita bersama untuk antisipasi sedemikian rupa agar tidak melebar lagi. Saya berharap seluruh pihak di sini menjadi ‘pemadam’ bila terjadi perselisihan di bawah,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution yang memberikan penekanan tegas terkait pentingnya menjaga keamanan wilayah.
Ia meminta seluruh jajaran, mulai dari Polsek, Koramil, hingga tingkat kecamatan, untuk aktif mengawal berbagai aktivitas masyarakat agar tetap berjalan positif dan kondusif.
“Penekanan saya, jangan sampai kejadian ini terulang kembali. Apalagi menjelang Lebaran, jangan sampai ada euforia berlebihan. Saya titipkan kepada Polsek dan camat untuk mengatur kegiatan yang positif. Semoga Gresik tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Kapolres Gresik juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen RSUD Ibnu Sina dan Dinas Kesehatan atas respons cepat dalam penanganan korban hingga kondisinya berangsur membaik.
Sementara itu, dokter spesialis bedah yang menangani korban, Agung Kusumanegara, menjelaskan bahwa tindakan medis telah dilakukan secara maksimal dan tepat waktu.
Korban yang sempat mengalami luka serius di bagian perut kini menunjukkan perkembangan signifikan.
“Hari ini sudah kita lakukan perbaikan, pencucian, dan pengecekan organ dalam. Beruntung tidak ada bagian usus yang pecah. Pasien saat ini sudah mulai mobilisasi, mulai bisa duduk, dan akan segera kita coba diet makan. Jika dalam 1–2 hari ke depan stabil, pasien sudah bisa rawat jalan,” jelasnya. (wil)
| Nasib IRT Niat Beli Tas Malah Diancam Bea Cukai Gadungan Masuk Penjara Hingga Rugi Rp 7,9 Juta |
|
|---|
| Niat Salat di Musala, Pria yang Terpengaruh Efek Ngelem Ini Malah Mencuri Motor usai Menemukan Kunci |
|
|---|
| Dendam Lama Akibat Daun Nangka, Pria ini Labrak Tetangga Hingga Berujung Duel Carok |
|
|---|
| Ditres PPA-PPO Polda Jatim Beri Tips Hadapi Pelecehan di Ruang Publik, Minta Korban Berani Speak Up |
|
|---|
| Chord Lagu Sekip Setia Kui Pekok - Ndarboy Genk Viral TikTok: Tak Sikep Bayang-bayangmu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Bupati-Gresik-Gus-Yani-dan-Kapolres-Gresik-AKBP-Ramadhan-Nasution-jenguk-korban.jpg)