Berita Terpopuler

Jatim Terpopuler: Nasib Bidan usai Diduga Selingkuh Hingga Ledakan Balon Udara Rusak Sekolah

Ada suami habisi nyawa istri yang diduga selingkuh. Hingga ledakan petasan dari balon udara tanpa awak merusak sekolah.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Tribun Jatim Network/Kolase
JATIM TERPOPULER: Nasib bidan usai diduga selingkuh hingga ledakan balon udara merusak sekolah, Selasa 9 Juni 2026. 

Ringkasan Berita:
  1. Kenaikan harga sembako yang dipicu lonjakan dolar membuat daya beli masyarakat turun hingga 25 persen.
  2. Pelaku mengaku sakit hati dan cemburu karena menduga istrinya berselingkuh hingga nekat menghabisi nyawa korban.
  3. Ledakan petasan yang diduga berasal dari balon udara tanpa awak merusak fasilitas SMAN 1 Badegan, termasuk kaca kelas dan plafon toilet.

 

TRIBUNJATIM.COM - Berita terpopuler di TribunJatim.com yang terangkum dalam Jatim terpopuler, Selasa (9/6/2026).

Sejumlah berita menarik tersaji di Tribun Jatim.

Di antaranya, kenaikan harga sembako imbas melemahnya Rupiah membuat daya beli masyarakat turun.

Selanjutnya ada suami habisi nyawa istri yang diduga selingkuh.

Hingga ledakan petasan dari balon udara tanpa awak merusak sekolah.

Berikut selengkapnya:

Imbas dolar naik, daya beli masyarakat turun

Harga sejumlah komoditas bahan pokok di pasar tradisional mulai terdampak nyata atas lonjakan nilai tukar mata uang asing (dolar).

Tak tanggung-tanggung, kenaikan harga yang cukup signifikan ini memicu penurunan daya beli masyarakat hingga 25 persen.

Baca juga: Anomali Harga Cabai & Daging Ayam di Kota Malang Turun, Bawang & Tepung Beras Malah Naik

Pantauan TribunJatim.com di Pasar Gadang Lama, Kota Malang, Senin (8/6/2026) pagi, nampak para pembeli tidak seramai biasanya.

Seorang pedagang sembako di Pasar Gadang Lama, Suliono, mengungkapkan bahwa kenaikan paling terasa terjadi pada komoditas tepung beras, minyak goreng, dan gula pasir.

Suliono yang sudah berdagang sejak 16 tahun silam, merinci perubahan harga beberapa komoditas utama di Pasar Gadang Lama. 

"Yang paling naik sekarang tepung beras dari semula Rp128 ribu sekarang jadi Rp150 ribu per bal (isi 10 kg)," terang pria berusia 61 tahun ini. 

"Lalu ada Minyak Goreng (merk Well) semula Rp215 ribu menjadi Rp248 ribu per karton/kemasan. Terus ada gula pasir  yang awalnya Rp15 ribu sekarang Rp17 ribu per kilogram," urainya.

Sementara itu, untuk komoditas Minyakita (minyak goreng subsidi pemerintah), Suliono mengaku, pasokannya sudah lama kosong dan tidak keluar lagi di pasaran.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved