Gus Fawait Sambut Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN, Sebut Program MBG Dongkrak Ekonomi Jember

Bupati Jember Muhammad Fawait mewakili Pemerintah Kabupaten Jember mengucapkan selamat atas pelantikan Nanik Sudaryati Deyang

Tayang:
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ndaru Wijayanto
Diskominfo Jember
NAIK BECAK - Bupati Jember Muhammad Fawait dan Nanik S Deyang, kini Kepala BGN, saat berada di becak listrik, dalam momentum pembagian becak listrik di Kabupaten Jember, December 2025. 

 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Jember Muhammad Fawait mengucapkan selamat kepada Nanik Sudaryati Deyang yang dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
  • Pemkab Jember menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya meningkatkan pemenuhan gizi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
  • Program MBG disebut berdampak pada meningkatnya permintaan dan stabilitas harga sejumlah komoditas lokal, termasuk jeruk Jember.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER -  Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menilai Nanik merupakan sosok yang memiliki integritas dan rekam jejak yang baik untuk memimpin lembaga yang bertanggung jawab menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

​"Bagi kami di daerah, MBG adalah program yang dapat mendorong ekonomi daerah. Program ini juga memastikan bahwa produk-produk dari petani harganya bisa layak dan diserap oleh MBG," ungkap Gus Fawait, Selasa (9/6/2026).

Salah satu dampak yang disebut Fawait adanya beberapa komoditas di Jember seperti jeruk dan produk asli Jember lainnya mengalami kenaikan setelah adanya program MBG.

Dampak dari program MBG ini sangat dirasakan oleh masyarakat, khususnya para petani dan buruh tani, karena memberikan efek positif yang signifikan bagi perekonomian.

"Kami, Pemerintah Kabupaten Jember, siap menyukseskan program MBG dari Presiden Prabowo Subianto. Kami juga yakin, melalui program MBG ini, keterpenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui dapat dipastikan sangat terjamin," tegas Gus Fawait.

Baca juga: Sosok Nanik S Deyang, Menangis saat Dilantik Presiden Prabowo Menjadi Kepala BGN

Menurutnya, Program MBG menjadi instrumen nyata pemerataan anggaran nasional karena mampu mengalihkan perputaran dana APBN yang selama ini berpusat di Jakarta langsung ke daerah-daerah.

Di Kabupaten Jember sendiri, potensi kehadiran sekitar 400 dapur Satuan Pelayanan Percepatan Pangan Bergizi (SPPPG) diproyeksikan mampu menggerakkan perputaran ekonomi hingga Rp 4,6 triliun yang sangat menguntungkan petani serta UMKM lokal.

Menurut Gus Fawait, meskipun masih memerlukan berbagai penyempurnaan di lapangan, Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti sukses memperkuat ekonomi pedesaan dan menjaga stabilitas harga pangan lokal.

Dampak nyata tersebut salah satunya terlihat di sentra jeruk Jember Barat, di mana harga jual melonjak stabil hingga Rp15.000 per kilogram yang secara otomatis mendongkrak pendapatan petani, kesejahteraan buruh tani, serta menciptakan multiplier effect ekonomi yang besar.

​"Pemkab Jember siap bersinergi dengan BGN di bawah kepemimpinan Ibu Nani untuk memastikan program ini berjalan sesuai amanat Presiden dalam memenuhi gizi nasional dan mewujudkan pemerataan pembangunan," imbuhnya.

Gus Fawait optimistis,lewat kolaborasi tersebut produk petani dan UMKM lokal akan terserap dengan harga stabil, sehingga kesejahteraan para petani hingga buruh tani dapat terangkat secara optimal.

Baca juga: Anggaran Belum Cair, Pembagian MBG di Bondowoso Macet Gegara Terkendala Masalah Administrasi

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved