PG Pesantren Baru Resmi Start Giling 2026, Target Produksi Gula Capai 63 Ribu Ton

Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru Kota Kediri resmi memulai musim giling 2026 pada Minggu (24/5/2026) pukul 01.45 WIB.

Tayang:
Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
START GILING - Tepat pada Minggu Legi (24/5/2026) pukul 01.45 WIB, Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru melaksanakan start giling 2026. Diawali dengan doa bersama karyawan dan jajaran manajemen serta tokoh masyarakat di Masjid PG Pesantren Baru. 

Ringkasan Berita:
  • PG Pesantren Baru Kediri resmi memulai musim giling 2026 pada Minggu dini hari. 
  • Target penggilingan tebu mencapai 873 ribu ton dengan produksi gula lebih dari 63 ribu ton. 
  • Kemitraan dengan petani tebu dan konsep Manis, Bersih, Segar (MBS) menjadi fokus utama perusahaan.

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru Kota Kediri resmi memulai musim giling 2026 pada Minggu (24/5/2026) pukul 01.45 WIB.

Pabrik gula yang berada di Kota Kediri itu resmi memulai penggilingan pada Minggu (24/5/2026) pukul 01.45 WIB.

Prosesi start giling diawali doa bersama yang diikuti jajaran manajemen, karyawan, hingga tokoh masyarakat di masjid lingkungan pabrik. 

Diawali Doa Bersama

Suasana khidmat mewarnai pembukaan musim giling yang menjadi agenda penting industri gula di wilayah Kediri dan sekitarnya.

General Manager PG Pesantren Baru Sugondo mengatakan musim giling tahun ini diharapkan berjalan lancar dengan dukungan seluruh pihak, terutama petani tebu sebagai mitra utama penyedia bahan baku.

Baca juga: Target 63.000 Ton Gula, PG Pesantren Baru Optimistis Hadapi Musim Giling

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim dan puji syukur kepada Allah SWT, PG Pesantren Baru mengawali musim giling 2026," kata Sugondo saat prosesi pembukaan giling.

Targetkan Giling 873 Ribu Ton Tebu

Pada musim giling tahun ini, PG Pesantren Baru menargetkan penggilingan tebu mencapai 873.299,6 ton. Dari jumlah tersebut, perusahaan membidik rendemen sebesar 7,26 persen dengan proyeksi produksi gula mencapai 63.597,32 ton.

Menurut Sugondo, target tersebut realistis dicapai apabila kolaborasi dengan petani dan dukungan masyarakat terus terjaga sepanjang musim giling berlangsung. Pelayanan yang baik kepada petani juga menjadi perhatian utama perusahaan.

"Dengan pelayanan terbaik dan kebersamaan dengan petani tebu, serta dukungan dari masyarakat dan stakeholder, kami optimistis target ini bisa tercapai," terangnya.

Start giling turut disaksikan Regional Head Regional 2 Wayan Mei Purwono bersama jajaran manajemen pabrik gula wilayah Jatim 1 yang meliputi PG Pesantren Baru, PG Ngadiredjo, PG Meritjan, PG Lestari, dan PG Modjopanggoong.

Wayan menilai optimisme yang ditunjukkan manajemen dan karyawan perlu dijaga agar capaian musim giling 2026 bisa lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama solid antara perusahaan dan petani tebu.

"Saya yakin dengan kerja keras dan kolaborasi dengan petani tebu, serta teamwork yang kompak akan membawa kesuksesan," ungkap Wayan.

Sementara itu, Manajer Tanaman PG Pesantren Baru Chandra Sukmana memastikan pihaknya terus memperkuat komunikasi dengan petani mitra untuk menjaga kualitas bahan baku tebu. Ia menegaskan konsep Manis, Bersih, dan Segar (MBS) menjadi fokus utama agar produktivitas dan kualitas gula yang dihasilkan tetap optimal.

"Mari bersama petani tebu kita melangkah dengan semangat untuk sukses giling 2026," pungkas Chandra.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved