Museum Sri Aji Jayabaya Kediri Tampil Lebih Modern, Simpan 54 Benda Bersejarah
Museum Sri Aji Jayabaya Kabupaten Kediri kini hadir dengan wajah baru setelah menjalani penataan ulang koleksi dan ruang pamer.
Penulis: Isya Anshori | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Museum Sri Aji Jayabaya Kabupaten Kediri kembali dibuka dengan wajah baru setelah dilakukan penataan ulang koleksi dan ruang pamer.
- Saat ini museum menampilkan 54 koleksi benda bersejarah, termasuk arca, lingga, fragmen bangunan kuno, dan artefak hasil temuan arkeologis dari berbagai situs di Kediri.
- Pengelola baru membuka satu ruang pamer arkeologika, sementara ruang kesenian dan cerita rakyat Kediri akan dikembangkan pada tahap berikutnya
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Isya Anshori
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Museum Sri Aji Jayabaya Kabupaten Kediri kini hadir dengan wajah baru setelah menjalani penataan ulang koleksi dan ruang pamer.
Museum yang berada di kawasan Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri di Desa Menang, Kecamatan Pagu, tersebut kembali dibuka untuk umum setiap Selasa hingga Minggu.
Pembenahan tidak hanya dilakukan pada tampilan fisik bangunan, tetapi juga pada konsep penyajian koleksi yang dibuat lebih modern, edukatif, dan ramah bagi pengunjung.
Tata ruang yang sebelumnya dinilai kurang optimal kini diubah agar pengunjung dapat mengikuti alur sejarah Kabupaten Kediri dengan lebih mudah.
Pembenahan tersebut dilakukan setelah museum melaksanakan soft opening pada 25 Desember 2025 lalu. Selama masa penutupan sementara, pengelola melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penataan koleksi, pencahayaan, sistem keamanan artefak, hingga kenyamanan ruang pamer.
Baca juga: Wacana Sekolah 5 Hari di Kabupaten Kediri, Aspirasi Guru hingga Tokoh Agama Mulai Dihimpun
Kini, Museum Sri Aji Jayabaya menampilkan sebanyak 54 koleksi benda bersejarah yang berasal dari berbagai situs penting di Kabupaten Kediri.
Koleksi tersebut mencakup arca, lingga, fragmen bangunan kuno, hingga artefak hasil temuan arkeologis yang memiliki nilai sejarah tinggi.
Edukator Museum Sri Aji Jayabaya Kabupaten Kediri Ari Widya Utomo mengatakan saat ini museum baru membuka satu ruang pamer arkeologika sebagai tahap awal pengembangan.
"Jadi kita buka sementara untuk satu ruangan arkeologika untuk pengembangan nanti selanjutnya," katanya, Selasa (9/6/2026).
Menurut Ari, ruang pamer yang telah dibuka berisi koleksi peninggalan kebendaan dari masa lampau.
Sementara pada tahap berikutnya, museum akan menghadirkan ruang yang menampilkan kesenian dan cerita rakyat khas Kabupaten Kediri.
"Kalau yang pertama ini khusus peninggalan-peninggalan kebendaan. Nanti kalau yang di sebelah sana isinya kesenian, kemudian cerita-cerita rakyat yang ada di Kabupaten Kediri," jelasnya.
Baca juga: Pemkab Kediri Sebut Stadion Gelora Daha Jayati Mulai Digarap Dua Minggu Lagi: Sudah Tanda Tangan
Sejumlah koleksi baru turut memperkaya wajah baru museum tersebut. Di antaranya Lingga, Arca Kartikeya, artefak dari wilayah Adan-Adan dan Gurah, serta miniatur lumbung kuno yang telah selesai direstorasi.
"Kalau yang baru kita tampilkan itu ada dari Adan-Adan, kemudian ada yang dari wilayah Gurah," kata Ari.
| Wacana Sekolah 5 Hari di Kabupaten Kediri, Aspirasi Guru hingga Tokoh Agama Mulai Dihimpun |
|
|---|
| Selain Kelalaian Manusia, Musim Kemarau Picu Lonjakan Kebakaran di Kabupaten Kediri |
|
|---|
| Rakor Forkopimda Jawa-Bali, Bupati Kediri Mas Dhito Jadikan Insiden 2025 Sebagai Evaluasi |
|
|---|
| Koperasi Dinilai Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Petani Tebu, Kurangi Ketergantungan ke Tengkulak |
|
|---|
| Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Diluncurkan dalam Turbo Kejurnas Drag Bike 2026, Ramai Ratusan Biker |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Suasana-di-dalam-Museum-Sri-Aji-Jayabaya-Kabupaten-Kediri.jpg)