Keberhasilan Pengobatan TBC di Kota Madiun Capai 96 Persen, Pemkot Perkuat Skrining & Validasi Data

Penanganan persebaran tuberculosis (TBC) di Kota Madiun menunjukkan angka yang menggembirakan.

Tayang:
Tribun Jatim Network/Pemkot Madiun
BERANTAS - Sosialisasi Public Private Mix dan Tim Percepatan Penanggulangan TBC (Tuberculosis) Kota Madiun di Kantor Kecamatan Taman, Jalan Raya Wonocolo, Kelurahan Bebekan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Rabu (20/5/2026). Keberhasilan pengobatan TBC di Kota Pendekar yang telah mencapai 96 persen. 

 

Ringkasan Berita:
  • Tingkat keberhasilan pengobatan TBC di Kota Madiun mencapai 96 persen, menunjukkan program penanganan berjalan efektif.
  • Pemkot Madiun memperkuat skrining dan deteksi dini melalui pemeriksaan mantoux serta pemetaan wilayah kantong kasus.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Penanganan persebaran tuberculosis (TBC) di Kota Madiun menunjukkan angka yang menggembirakan.

Salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah tingginya angka keberhasilan pengobatan TBC di Kota Pendekar yang telah mencapai 96 persen.

Salah satu kunci keberhasilan tersebut adalah dengan gencar melakukan pemeriksaan mantoux dan skrining.

Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun menyebut keberhasilan pengobatan tersebut menunjukkan penanganan TBC yang dilakukan pemerintah berjalan efektif. 

Namun demikian, upaya penemuan kasus tetap harus diperkuat agar pasien dapat segera mendapatkan pengobatan dan mencegah penularan lebih luas.

Baca juga: Madiun Berkilau, HUT Kota Madiun ke-108 Resmi Diluncurkan: Ada Dewa 19 hingga Jambore Vespa

"Data harus valid supaya penanganannya jelas. Kalau nanti sudah ada temuan kasus, kita akan lakukan skrining wilayah menggunakan portable X-Ray dari Kementerian Kesehatan. Penanganan TBC ini harus dikerjakan bersama-sama," kata Bagus, dalam Sosialisasi Public Private Mix dan Tim Percepatan Penanggulangan TBC Kota Madiun di Kantor Kecamatan Taman, Jalan Raya Wonocolo, Kelurahan Bebekan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Rabu (20/5/2026).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Madiun, pada tahun 2026 diperkirakan terdapat 1.312 kasus TBC. Namun hingga saat ini baru ditemukan 343 kasus atau sekitar 26 persen.

Karena itu, Pemkot Madiun menekankan pentingnya skrining aktif dan validasi data agar kasus yang belum terdeteksi bisa segera ditemukan dan diobati.

"Kita juga menekankan untuk memperkuat pemeriksaan rutin di wilayah yang telah dipetakan sebagai kantong kasus TBC," lanjutnya.

Selain pemeriksaan mantoux, skrining lapangan akan didukung portable X-Ray bantuan Kementerian Kesehatan yang kini ditempatkan di RSUD Kota Madiun.

Melalui rakor tersebut, Pemkot Madiun juga mendorong sinergi lintas sektor mulai dari OPD, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi hingga pemerintah kelurahan agar percepatan eliminasi TBC berjalan lebih optimal. 

Dengan tingginya tingkat keberhasilan pengobatan, pemerintah berharap angka kasus TBC di Kota Madiun dapat terus ditekan

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved