Perbaikan Jembatan Warutunggal Dimulai, Warga Rela Putar Jauh saat Jalan Ditutup Total 20 Hari

Warga setempat terusik dengan suara keras dari truk yang melintas jalan bergelombang di Jembatan Warutunggal.

Tayang:
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Mohammad Romadoni
JALAN TUTUP TOTAL - Ruas Jalan Raya Brawijaya, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, ditutup total saat preservasi Jembatan Warutunggal, Selasa (9/6/2026). Jalur alternatif disiapkan untuk mengantisipasi potensi kemacetan Mojosari- Gempol, Pasuruan. 

Warga setempat, Ikha (42) mengaku, masyarakat mendukung perbaikan jembatan meski jalan ditutup selama 20 hari.

Sebelumnya, warga setempat terusik dengan suara keras dari truk yang melintas jalan bergelombang di Jembatan Warutunggal.

Jalan rusak bergelombang seringkali memicu kecelakaan di jembatan tersebut.

"Ya senang jembatannya diperbaiki, mengurangi bahaya. Karena pas ada truk lewat suara keras terkena banyak lubang jalan di jembatan, rumah seperti horeg begitu dan bisa mengurangi kecelakaan," jelasnya.

Dikatakan Ikha, dirinya memaklumi penutupan jalan selama pengerjaan perbaikan jembatan, meskipun warga harus memutar lebih jauh kurang lebih sekitar 2-3 km untuk menyeberang jalan menuju tempat pendidikan dari Dusun Ketok ke Dusun Bedagas, Desa Tunggalpager.

Selain jalan ditutup total, imbas perbaikan jembatan juga berdampak pada masyarakat yang memiliki usaha di pinggir jalan dekat lokasi.

"Jalan ditutup memutar sampai 2 kilometer, tempat anak mengaji ada di sebelah jembatan. Ya kita kepikiran tempat usaha toko karena jalan ditutup total. Tapi tidak apa-apa," tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved