Korupsi Eks Pejabat Badan Gizi Nasional

Penyebab Nanik S Deyang Tak Terseret Kasus Korupsi Seperti Dadan dan 2 Wakil Lainnya

Padahal, Nanik juga merupakan bagian dari jajaran pimpinan BGN sebelum ditunjuk sebagai kepala lembaga tersebut.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
TribunJatim.com/Anggit Puji Widodo
KASUS - Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, saat dikonfirmasi awak media usai agenda sosialisasi dan evaluasi MBG di Ballroom Hotel Yusro, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pad Senin (24/11/2025). Penyebab Nanik S Deyang tak ikut terseret kasus korupsi. 

Ringkasan Berita:
  1. Nanik S. Deyang menjadi satu-satunya petinggi BGN yang tidak terseret kasus dugaan korupsi MBG yang menjerat Dadan Hindayana, Sony Sanjaya, dan Lodewyk Pusung.
  2. Pengamat Hendri Satrio menilai kemungkinan Nanik tidak terseret karena bergabung paling belakangan di BGN dan dikenal memiliki loyalitas kuat kepada Presiden Prabowo.
  3. Meski ditunjuk sebagai Kepala BGN yang baru, pengamat Agung Baskoro meminta Prabowo tetap mengawasi kinerja Nanik demi menjaga transparansi dan akuntabilitas program MBG.

 

TRIBUNJATIM.COM - Nanik S. Deyang menjadi sorotan publik setelah tidak ikut terseret dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjerat mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana serta dua wakil kepala BGN, Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung.

Padahal, Nanik juga merupakan bagian dari jajaran pimpinan BGN sebelum ditunjuk sebagai kepala lembaga tersebut.

Menanggapi hal itu, Analis Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai ada kemungkinan Nanik tidak terlibat karena bergabung paling belakangan di BGN dan selama ini menunjukkan loyalitas kuat kepada Presiden Prabowo Subianto.

Meski demikian, pengamat lain mengingatkan agar kinerja Nanik tetap diawasi secara ketat demi menjaga transparansi dan akuntabilitas program MBG.

Baca juga: Alasan Dadan Dicopot Dahulu dari Kepala BGN Kemudian Ditetapkan Jadi Tersangka

Sebelum sekarang menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik sebelumnya merupakan Wakil Kepala BGN yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 17 September 2025 lalu bersama Sony Sanjaya.

Sementara Lodewyk sudah lebih dulu dilantik Prabowo sebagai Wakil Kepala BGN pada 22 Oktober 2024.

Namun, saat terjadi kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025 sampai 2026 yang menimpa eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua Wakil Kepala BGN tersebut, Nanik tidak ikut terseret.

Publik pun mempertanyakan hal itu, karena hanya Nanik yang tidak terseret, padahal dia termasuk bagian dari para petinggi BGN tersebut.

Terkait hal ini, Hensa mengatakan bahwa dirinya memilih berprasangka baik dengan menganggap alasannya mungkin karena Nanik merupakan pihak yang paling belakangan bergabung di BGN.

"Ada pertanyaan juga di masyarakat ini kenapa Naniknya enggak kena ya, kan gitu, yang tiga sudah masuk gitu ya, kalau saya sih positive thinking aja karena dia paling belakangan juga masuknya," ungkap Hensa, Jumat (5/6/2026), dikutip dari YouTube tvOne.

Selain itu, Hensa juga menilai bahwa Nanik selama ini menunjukkan loyalitas yang kuat kepada Presiden Prabowo.

"Dia tegak lurus ke Pak Prabowo, sehingga dia bisa menjaga marwah itu," ucapnya.

Sebagai informasi, Nanik akan resmi dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN yang baru pada Senin (8/6/2026) pekan depan.

Selain Nanik, para Wakil Kepala BGN seperti Mayjen TNI Trenggono dan Agustina Arumsari juga akan dilantik Prabowo.

Nanik Dapat Ucapan Selamat dari Sony Sanjaya

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved