Banpol Cair, PDI Perjuangan Kota Malang Dapat Rp 1,3 Miliar
7 parpol yang memiliki kursi di DPRD Kota Malang telah menerima dana Bantuan Politik (Banpol). PDI Perjuangan mendapat Rp 1,3 miliar lebih.
Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Poin Penting:
- 7 parpol yang memiliki kursi di DPRD Kota Malang telah menerima dana Bantuan Politik (Banpol).
- Pencairan dilakukan setelah masing-masing partai mengajukan permohonan.
- Dua parpol masih belum menerima, karena menunggu proses pencairan, dan persoalan administratif.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyatakan, sebanyak tujuh Partai Politik (Parpol) yang memiliki kursi di DPRD setempat telah menerima dana Bantuan Politik (Banpol).
Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang, Alie Mulyanto, menyebut, pencairan dilakukan setelah masing-masing partai mengajukan permohonan.
“Dari sembilan partai politik, tujuh sudah menerima,” ujarnya, Selasa (16/9/2025).
Ketujuh parpol tersebut adalah PDI Perjuangan yang mendapat Rp 1,3 miliar lebih, PKB Rp 1,1 miliar, Gerindra Rp 999 juta, PKS Rp 995 juta lebih, Golkar Rp 872 juta, Demokrat Rp 486 juta, dan NasDem Rp 480 juta.
Proses pencairan, lanjut Alie, melalui verifikasi berjenjang oleh Bakesbangpol, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), hingga Inspektorat.
Total alokasi dana banpol tahun ini mencapai Rp 7 miliar dan mulai dicairkan sejak Agustus 2025.
Sementara itu, dua partai lainnya, yakni PAN masih menunggu proses pencairan, sedangkan PSI tertunda karena persoalan administratif terkait logo dan surat keputusan kepengurusan.
Jika cair, PAN akan menerima sekitar Rp 350 juta dan PSI lebih dari Rp 391 juta.
Baca juga: PKB Tuban Desak Pencairan Banpol segera Dilakukan, Miyadi: Itu Hak
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, menegaskan, dana banpol memiliki aturan pemanfaatan yang jelas.
“Ada asas kepatutan dan kewajaran, 60 persen untuk sosialisasi dan 40 persen untuk kesekretariatan. Kami gunakan untuk kegiatan sosialisasi kebijakan nasional maupun daerah, membiayai rapat partai, hingga pendidikan politik bagi masyarakat,” terangnya.
Made menyebut dana tersebut dicairkan dua kali dalam setahun melalui sistem reimburse, meski tahun ini terjadi keterlambatan. Ia menekankan bahwa partai politik hadir untuk masyarakat bukan hanya menjelang pemilu.
“Keberadaan partai dilindungi undang-undang. PDI Perjuangan tidak hanya turun lima tahun sekali, tapi setiap saat hadir bersama rakyat. Kami juga menyalurkan bantuan sosial sesuai kemampuan dan konstituen kami,” ujarnya.
Dana banpol dialokasikan untuk 18 persen suara PDI Perjuangan di Kota Malang.
Malang
dana banpol
Alie Mulyanto
PDI Perjuangan
I Made Riandiana Kartika
TribunJatim.com
berita Kota Malang terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
| Arema FC Siap Jadi Batu Sandungan Persib untuk Raih Juara di Bandung |
|
|---|
| Penemuan Sumberdaya Gas Besar-besaran di Kalimantan Disoroti Asing, Menteri ESDM Buka Suara |
|
|---|
| Hendak Kabur ke Malang, Pelaku Pembacokan di Menganti Gresik Ditangkap |
|
|---|
| Motif Penusukan Kakek di Simokerto Surabaya, Diduga Karena Asmara dan Utang |
|
|---|
| Niat Kabur usai Beraksi Rampas Ponsel, Motor Jambret Malah Tercebur ke Sungai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ketua-DPC-PDI-Perjuangan-Kota-Malang-I-Made-Riandiana-Kartika-Selasa-16-september-2025.jpg)