Kecelakaan di Jatim

Diduga Pengemudi Mabuk dan Melaju Kencang, Honda Brio Terjun Bebas dari Flyover Gubeng Surabaya

Insiden kecelakaan tunggal yang mengerikan mengejutkan warga di kawasan pusat Kota Surabaya pada Selasa dini hari (9/6/2026).

Tayang:
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Sudarma Adi
Istimewa
TERJUN BEBAS - Proses evakuasi mobil Honda Brio bernomor polisi L 1184 ADT, dikemudikan Jonathan S (36), warga Kalijudan Indah, Kota Surabaya, Selasa dinihari (9/6/2026). Kendaraan berpenumpang 2 orang tersebut terjun dari Jembatan Fly Over Gubeng, di Jalan Gubeng Pojok, Kelurahan Ketabang, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya 
Ringkasan Berita:
  • Waktu & Lokasi Kejadian: Kecelakaan tunggal melanda sebuah mobil Honda Brio di Jalan Gubeng Pojok, Kelurahan Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya, pada Selasa dini hari (9/6/2026) sekitar pukul 01.28 WIB.
  • Kronologi Peristiwa: Mobil bernopol L 1184 ADT melaju kencang dari arah barat ke timur. Saat berada di atas Flyover Gubeng, kendaraan kehilangan kendali, menghantam pembatas jalan hingga jebol, dan terjun bebas ke area taman di bawah jembatan.

Laporan Wartawan TribunJatim,com, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Insiden kecelakaan tunggal yang mengerikan mengejutkan warga di kawasan pusat Kota Surabaya pada Selasa dini hari (9/6/2026).

Sebuah mobil jenis city car terjun bebas dari atas Jembatan Flyover Gubeng, Jalan Gubeng Pojok, Kelurahan Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya.

Mobil Honda Brio berwarna putih dengan nomor polisi L 1184 ADT tersebut ringsek parah setelah terhempas ke area taman yang berada tepat di bawah jembatan layang tersebut.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Kabid Damkar) Kota Surabaya, M Rokhim, menjelaskan bahwa pihak bimbingan darurat menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 01.28 WIB. Menanggapi laporan tersebut, Tim Rescue langsung tiba di lokasi kejadian perkara (TKP) empat menit kemudian, yakni pukul 01.32 WIB.

Baca juga: Pengakuan Keluarga soal Pelajar SMAN 11 Surabaya yang Tewas Dikeroyok, Pendiam dan Berprestasi

"Kami langsung memberangkatkan 1 Unit HDR Team Rescue untuk melakukan koordinasi cepat dan proses evakuasi korban di dalam mobil," terang M Rokhim kepada media, Selasa (9/6/2026).

Diduga Mengemudi dalam Kondisi Mabuk Berat dan Kecepatan Tinggi

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, kendaraan tersebut dikemudikan oleh Jonathan S (36), seorang warga yang berdomisili di kawasan Kalijudan Indah, Kota Surabaya. Di dalam mobil, Jonathan tidak sendiri; ia ditemani oleh seorang penumpang perempuan.

Menurut keterangan petugas, mobil tersebut awalnya melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat menuju ke arah timur. Namun, petaka terjadi tepat saat mobil berada di atas bentang Jembatan Flyover Gubeng.

“Kendaraan diduga melaju dengan kecepatan sangat tinggi dan dalam pengaruh alkohol. Tepat di atas Jembatan Flyover Gubeng, mobil hilang kendali lalu menabrak pembatas jalan hingga rusak parah, dan mengakibatkan mobil terjun langsung ke bawah, tepat di area taman bawah jembatan,” ungkap Rokhim.

Ada momen ketegangan yang sempat terjadi saat petugas medis dan evakuasi berusaha menolong korban. Rokhim membeberkan, sang pengemudi ditemukan dalam kondisi sadar dan hanya mengalami syok pasca-benturan. Namun, ketika dimintai keterangan oleh petugas, Jonathan justru merespons dengan marah-marah akibat kesadarannya yang terpengaruh minuman keras.

Penumpang Wanita Tanpa Identitas Ditangani Polisi

Guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, kedua korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Surabaya dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

"Salah satu penumpang perempuan yang bersama pengemudi tidak membawa kartu identitas sama sekali. Dia juga ikut dibawa ke rumah sakit untuk keperluan penyelidikan dan perawatan lebih lanjut," sambungnya.

Proses evakuasi bangkai mobil yang tersangkut di area taman bawah jembatan membutuhkan waktu sekitar satu jam.

Menggunakan truk derek milik Dinas Perhubungan (Dishub), penanganan pembersihan sisa kecelakaan akhirnya dinyatakan selesai sekira pukul 02.42 WIB. Bangkai Honda Brio tersebut kemudian ditarik menuju ke unit lakalantas daerah Satelit.

"Mobil sudah diamankan pihak berwajib untuk keperluan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kecelakaan. Penanganan darurat dini hari tadi berjalan lancar berkat kolaborasi cepat antara Dinas Damkar, BPBD Kota Surabaya, Polsek Genteng, Dishub, PMI, hingga petugas PLN," pungkas Rokhim.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved