Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pasangan Syahri-Maryoto Mendaftar Penjaringan PDIP Tulungagung

Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo dan Maryoto Bhirowo mendaftarkan diri dalam penjaringan bakal calon yang diadakan PDI Perjuangan.

Penulis: David Yohanes | Editor: Yoni Iskandar
Surya/David Yohanes
Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo dan Maryoto Bhirowo saat menyerahkan berkas penjaringan calon kepala daerah di DPC PDIP Tulungagung. 

 TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo dan Maryoto Bhirowo mendaftarkan diri dalam penjaringan bakal calon yang diadakan PDI Perjuangan. Selain Syahri dan Maryoto, Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono juga ikut dalam penjaringan.

Syahri dan Maryoto menjadi pasangan yang pertama mendaftar, saat penjaringan baru dibuka Kamis (1/6/2017) di DPC PDIP Jalan Ade Irma Suryani. Syahri mengenakan kemeja dengan kotak-kotak merah-hitam dengan motif kepala banteng. Sementara Maryoto mengenakan kemeja warna merah.

“Hari ini saya dan Pak Maryoto mendaftar bersama lewat PDIP, karena PDIP masih tetap di hati. Walau pernah tersakiti, tidak jadi masalah,” ucap Syahri.

Sebelumnya Syahri sempat dipecat PDIP, karena dianggap tidak taat keputusan partai. Saat Pilkada 2013, rekom PDIP jatuh kepada Isman yang saat itu menjabat Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung. Tidak mendapat rekom, Syahri maju lewat PKNU dan sejumlah partai kecil.

Setelah terpilih jadi bupati lewat partai lain, Syahri mengaku tetap kader PDIP tulen. Kesetiaanya dibuktikan dengan memilih mendaftar dalam penjaringan partai yang pernah membesarkannya ini. Apalagi menurutnya, sejumlah sesepuh PDIP Tulungagung juga memintanya untuk ikut penjaringan.

“Hari ini hari baik, karena bersamaan dengan hari lahir Pancasila. Dan hari ini saya memilih tetap menggandeng Pak Maryoto,” tambahnya.

Syahri sadar meski menjabat sebagai bupati, tidak mejamin dirinya mendapat rekomendasi PDIP. Syahri mengaku siap tersakiti dua kali. Jika hal itu terjadi, Syahri mengaku pasrah dan berniat tidak akan ikut Pilkada 2018.

“Kalau tidak mendapat rekom, saya memilih tidak mencalonkan diri,” tegasnya.

Baca: Hidup Gadis Ini Berubah Drastis Usai “Layani” Lusinan Polisi, Tahu Lokasi Gituannya Bisa Bikin Shock

Sementara Maryoto Birowo sebelumnya adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung. Maryoto mengaku sudah menjadi anggota partai kepala banteng ini sejak setahun lalu.

“Kami memang bertekat bulat maju lewat PDIP. Kami optimis bakal mendapatkan rekom dari partai,” ucapnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan, Supriyono juga ikut menyerahkan berkas penjaringan. Supriyono menargetkan ada empat peserta pencalonan yang lolos diserahkan ke DPP PDIP. DPC hanya bertugas melakukan seleksi berkas administrasi dari para pendaftar.

“Pendaftaran dibuka selama dua minggu. Kalau nanti pendaftarnya masih kurang akan diperpanjang lagi dua minggu,” tutur Supriyono. (Surya/David Yohanes)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved