TribunJatim/

Tuntut Kompensasi Belasan Juta per KK, Warga di Magetan Segel Tower Operator Seluler ini

Penyegelan tower dilakukan dengan mematikan catu daya (listrik) lalu menggemboknya box sekring, hingga ...

Tuntut Kompensasi Belasan Juta per KK, Warga di Magetan Segel Tower Operator Seluler ini
SURYA/DONI PRASETYO
warga Desa/Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan menyegel tower milik PT Indosat, Senin (9/10/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Sekitar 15 orang warga Desa/Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan secara spontan nekat segel tower milik PT Indosat, Senin (9/10/2017) sekitar pukul 15.00 WIB.

Penyegelan itu, selain karena tower seluler ini sudah habis izinnya sejak Agustus 2017 lalu, warga setempat menuntut kompensasi, antara Rp 5 juta - Rp 15 juta per Kepala Keluarga (KK).

Aksi penyegelan tower seluler oleh warga Dukuh Karasan RT16/RW05, Desa/Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan itu dipimpin Budi Santoso tokoh masyarakat setempat.

"Kami terpaksa melakukan penyegelan ini karena pemilik PT Indosat sampai sekarang tidak ada pemberitahuan kepada warga sekitar tower," kata Budi Santoso kepada aparat setempat.

Penyegelan tower dilakukan dengan mematikan catu daya (listrik) tower itu, kemudian menggemboknya box sekring yang terletak persis dibawah tower seluler itu.

"Selain kami minta surat pemberitahuan perpanjangan kontrak, kami minta Indosat memberikan kompensasi kepada warga yang berjarak di radius terdekat sebesar Rp 15 juta, kemudian warga yang berada di radius terjauh dengan tower sebesar Rp 10 juta," tegas Budi.

Selain itu, tambah Budi Santoso, warga setempat pemilik lahan kosong yang berada di radius terdekat dari tower, juga harus diberikan kompensasi masing masing sebesar Rp 5 juta.

"Kompesasi ini relatif sangat murah dibandingkan resiko bila terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Kami, warga disini selama ada tower Indosat, setiap angin, hujan deras selalu dag dig dug, khawatir terjadi apa apa. Ini belum dampak radiasi," ujarnya.

Diakui Budi, sebelum ini sebenarnya pihak PT Indosat sudah menawarkan kompensasi kepada warga setempat masing masing Rp 1 juta. Namun tawaran itu ditolak karena dianggap tidak sepadan dengan bahaya yang ditimbulkan dari tower seluler itu.

"Kalau Indosat sepakat, kunci yang kami gunakan menggembok bok sekring listrik akan kami berikan. Kunci segel ini ada pada saya sebagai perwakilan warga," sergahnya.

Hingga aksi spontan warga Desa/Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan selesai sekitar pukul 17.20, dilakukan dengan damai dan mendapat pengawalan dari aparat setempat. (Surya/Doni Prasetyo)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help