Pilgub Jatim 2018

Pengamat Politik Sarankan Khofifah Cari Pasangan yang Tepat Saingi Gus Ipul-Anas, Siapa Kandidatnya?

Pengamat Politik yang juga dosen Universita Brawijaya, Faza Dhora Nailufar mengatakan usai PDI Perjuangan umumkan Gus Ipul-Anas

Pengamat Politik Sarankan Khofifah Cari Pasangan yang Tepat Saingi Gus Ipul-Anas, Siapa Kandidatnya?
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansah, saat hadir di sosialisasi program 'Penanganan Fakir Miskin Perkotaan', Sabtu (11/2/2017), di Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pengamat Politik yang juga dosen Universita Brawijaya, Faza Dhora Nailufar mengatakan usai PDI Perjuangan telah mengumumkan akan mengusung Saifullah Yusuf-Azwar Anas dalam Pilgub Jatim 2018 tinggal menunggu siapa calon yang akan menjadi lawannya.

"Ini harus disikapi cerdas oleh siapapun kandidat pesaing pesaing Gus Ipul (Saifullah Yusuf)-Anas," katanya saat diwawancarai TribunJatim.com, pada Selasa (17/10/2017).

Menurutnya, pesaing duet pasangan itu harus cerdas dalam memilih pasangannya.

Alasannya, dipilihnya Azwar Anas sebagai pasangan Gus Ipul, karena Anas memiliki nilai jual yang dimiliki yang tinggi, artinya duet ini bisa ditonjolkan sebagai duet yang trlihat kinerja nyatanya.

"Kita semua tahu bahwa Anas punya prestasi yang bisa membawa Banyuwangi beberapa step lebih maju pada saat kepemimpinannya," ujarnya.

"Karena itu, pesaing Gus Ipul-Anas harus punya pasangan yang paling tidak bisa menyaingi Anas," ujarnya.

Dora kemudian mengambil contoh, ketika Khofifah Indar Parawansa ingin menjadi pesaing kuat bagi pasangan Gus Ipul-Anas, maka Khofifah harus cerdas memilih pasangan.

"Khofifah harus mencari pasangan Wagub yang minimal punya prestasi seperti Anas dan saya kira Emil Dardak (Bupati Trenggalek) cocok untuk kriteria itu," katanya.

Jika memang Khofifah bisa berpasangan dengan Emil maka persaingan akan semakin menarik.

Ini karena, meski Emil baru kurang lebih dua tahun memimpin Trenggalek, prestasinya sudah bisa sebanding dengan Anas.

Selain itu, meski secara statistik Emil yang baru satu priode jadi kepala daerah belum bisa dibandingkan dengan kiprah Anas selama dua periode jadi kepala daerah, tapi gebrakan yang dilakukan Emil dalam beberap tahun pertama ini sudah bisa membawa Trenggalek lebih populer dibanding sebelumnya.

"Emil bisa menutup celah matraman, untuk memanfaatkan kelemahan duet GI-Anas yang merupakan duet hijau," ujarnya.

Selebritas Emil jugga turut bisa menyumbang sehingga popularitas Emil bisa dikatakan sebanding dengan Anas.

Penulis: Edwin Fajerial
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved