TribunJatim/

Liga Indonesia

Manajer MU Menilai Kompetisi Indonesia Mulai Memasuki Kultur Baru

Untuk itu gelaran kompetisi dinilai masih banyak kekurangnya, sehingga tak jarang mengundang eksperesi emosional.

Manajer MU Menilai Kompetisi Indonesia Mulai Memasuki Kultur Baru
TRIBUNJATIM.COM/NDARU WIJAYANTO
Tim Madura United saat foto bersama sebelum bertanding lawan Barito Putera di Stadion Gelora Bangkalan, pada Minggu (5/11/2017) 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Haruna Soemitro Manajer Madura United menilai, kompetisi musim ini telah masuk pada kultur baru.

Untuk itu gelaran kompetisi dinilai masih banyak kekurangnya, sehingga tak jarang mengundang eksperesi emosional.

Kultur tersebut bagi Haruna harus dimengerti dan segera diikuti, agar tidak shock dan membuat pihak, terasuk dirinya meluapkan ekspresi, hingga dinilai menyinggung salah instansi beberapa waktu lalu.

Sehingga kejadian seperti sebelumnya yang sempat viral karena dirinya dinilai melecehkan instansi tertentu, tidak terjadi. Apalagi saat ini Bhayangkara FC telah keluar sebagai juara Liga 1.

"Ada kondisi yang menurut saya kultur baru. Kultur yang harus menyesuaikan dengan kultur yang lama. Mungkin saya bagian dari orang lama sepakbola Indonesia, kemudian dengan ada kultur baru, kemarin saya sempat shock," kata Haruna Soemitro, Senin (13/11/2017).

Selain harus segera menyesuaikan diri dan mengatur emosi agar tidak meledak-ledak, orang lama di sepakbola juga harus segera beradaptasi dengan aturan baru yang ada, karena kedepannya sepakbola Indonesia dinilai akan berjalan lebih sengit.

"Kemudian prota-prota lama, SOP-SOP yang lama dan sekarang ini harus disesuaikan, karena kulturnya sekarang ternyata sudah beda," jelasnya. (Surya/Dya Ayu)

Penulis: Dya Ayu
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help