Breaking News
Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pilgub Jatim 2018

Pedagang Pasar Soponyono Minta Khofifah Bereskan Masalah Surat Ijo

- Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa blusukan ke Pasar Soponyono Surabaya, Jumat (13/4/2018).

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
Calon Gubernur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Pasar Soponyono di Kecamatan Rungkut, Surabaya, Jumat (13/4/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa blusukan ke Pasar Soponyono Surabaya, Jumat (13/4/2018).

Pasar yang dikelola oleh LPMK tersebut menjadi sasaran Khofifah untuk melakukan penyapaan dan menyosialisaisikan program.

Antusiasme pedagang dan juga pembeli di pasar tampak begitu ditunjukkan saat menyambut kedatangan Khofifah.

Salah satu pedagang daging ayam juga sempat menyampaikan harapannya pada Khofifah. Ia berharap agar ke depan Khofifah bisa membereskan masalah surat ijo di Surabaya.

"Saya harap bu Khofifah menyelesaikan masalah surat ijo di Surabaya. Di Bratang Binangun itu banyak surat ijo, tolong disertifikatkan," kata Barjah, pedagang daging ayam di Pasar Soponyono.

Baca: David da Silva Cetak Gol Kedua Untuk Persebaya, Skor 0-2

Sementara itu, Marjiin Syam Kepala Pasar Tradisional Pasar Soponyono, mengatakan saat ini kondisi pasar memang membutuhkan sentuhan perbaikan infrastruktur.

Terutama di bagian belakang pasar. Sebagaimana paaar ini merupakan pasar yang dikelola oleh masyarakat. Lahan milik LPKM, namun dirinya berharap ke depan pemerintah bisa memberikan bantuan infrastruktur.

"Kami sempat khawatir saat ada toko moderen dan mall di dekat sini yang baru buka. Namun ternyata hanya sebentar saja efeknya lalu kembali normal," kata Marjin.

Namun ia berharap agar ke depan pasar tetap mendapatkan perhatian. Terutama di bagian pasar basah. Dirinya berharap agar infrastruktur pasar tradisional.

Hal tersebut turut ditanggapi oleh Khofifah Indar Parawansa. Cagub nomor urut 1 ini mengatakan perbaikan infrastruktur menjadi kunci untuk menarik perhatian pembeli agar mau belanja di pasar tradisional.

Baca: Polisi Blitar Kota Razia Miras untuk Antisipasi Kasus Korban Miras Oplosan di Jabar

"Keinginan saya adalah untuk mengkampanyekan gerakan Ayo Belanja ke Pasar Tradisional. Tapi kita bisa kampanye begitu asalkan infrastrukturnya. Asal bener dulu, paling tidak nggak becek lah," katanya.

Jika dirinya jadi gubernur, perbaikan pasar tradisisional akan menjadi prioritas. Dana CSR akan menjadi sumber perbaikan pasar. Perusahaan di Jawa Timur yang melimpah bisa dijadikan potensi untuk memperbaiki psar.

"Mereka perusahaan juga akan dapat untung, misalnya di depan pasar ada gapura begitu, sangat bisa untuk memperbaiki menjadi lebih baik dengan menggandeng perusahaan dan industri di Jawa Timur," kata Khofifah. (Surya/fatimatuz zahroh)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved