Pilgub Jatim 2018

Malam Ganjil Akhir Ramadhan, Gus Ipul Sholawatan Bersama Ribuan Warga Magetan

calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengikuti Sholawatan di lapangan Setren, Bendo, Magetan, Rabu (13/6/2018) malam.

Malam Ganjil Akhir Ramadhan, Gus Ipul Sholawatan Bersama Ribuan Warga Magetan
bobby Koloway/surya
Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengikuti Sholawatan bersama ribuan jemaah mafia Sholawat di lapangan Setren, Bendo, Magetan, Rabu (13/6/2018) malam. 

 TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Berharap lailatul qodar di malam ganjil terakhir Ramadan, calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengikuti Sholawatan bersama ribuan jemaah mafia Sholawat di lapangan Setren, Bendo, Magetan, Rabu (13/6/2018) malam.

Dipimpin langsung KH Muh Ali Shodiqin (Gus Ali), Sholawat kali ini juga diikuti para ulama dan Kiai pengasuh pesantren di Magetan.

"Semoga kita semua mendapatkan keberkahan di malam lailatul qodar ini," kata ketua PCNU Magetan KH Mansyur.

Dalam kesempatan ini, KH Mansyur meminta jemaah solawat yang hadir juga bisa mendoakan Gus Ipul bisa menjadi gubernur yang istikhomah.

Baca: Kemensos Kerahkan TAGANA dan Bantuan Logistik Bentu Korban Gempa di Sumenep

Doa yang sama juga diungkapkan Gus Ali. Menurut dia, sudah waktunya Jawa Timur dipimpin gubernur yang juga seorang ulama.

"Siap gubernurnya adalah takdir Allah, mari kita mendoakan Gus Ipul," kata Gus Ali seraya memimpin membacakan Sholawat agar di malam lailatul qodar ini bisa mendapatkan keberkahan sehingga seluruh doa termasuk doa agar Gus Ipul istikhomah menjadi gubernur bisa terkabul.

Sholawat malam lailatul qodar sendiri digelar mulai habis sholat Taraweh dan baru berakhir hingga pukul 01.30, Kamis (14/6/2018) pagi.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul berpesan kepada seluruh jemaah yang hadir untuk selalu menjaga kerukunan, apalagi saat ini menjelang masuk Lebaran.

"Saatnya kita terus menjaga kerukunan. Momentum Idul fitri harus kita manfaatkan untuk saling rukun karena sejatinya kita ini kabeh Sedulur kabeh makmur," kata Gus Ipul.

Baca: Tangis Haru Warnai Kedatangan TKI di Jember Ini, Begini Kisahnya

Menurut Gus Ipul, Sholawatan di malam lailatul qodar pada malam ganjil terakhir Ramadhan ini merupakan upaya untuk refleksi diri serta berharap keberkahan Ramadhan.

Paska Ramadhan kebaikan harus terus dipupuk. Rasa persaudaraan juga semakin dipertebal sehingga proses pemilihan kepala daerah yang akan berlangsung pada 27 Juni mendatang bisa berjalan penuh kedamaian.

"Perbedaan pilihan jangan membuat kita terpecah. Kabeh Sedulur, kabeh makmur," kata Gus Ipul. (bob)

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help