Nginap di Hotel Sarangan, Komplotan Perampok Antar Kota di Jatim Ditangkap Polisi

Jadi buron komplotan perampok antar kota di Jatim ini sembunyi di hotel dekat tempat wisata yang mengakhiri pelariannya.

Nginap di Hotel Sarangan, Komplotan Perampok Antar Kota di Jatim Ditangkap Polisi
SURYA/DONI PRASETYO
Hotel Asia Jaya di Jalan Telaga Sarangan, Plaosan, Magetan, tempat 4 perampok antar kota yang jadi buron ditangkap oleh polisi. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Anggota Resmob Reskrim Polres Magetan berhasil menangkap empat pelaku perampokan antar kota, di Hotel Asia Jaya, Sarangan, Plaosan, Kabupaten Magetan, Rabu (11/7/2018).

Mereka ditangkap, saat lagi asyik menginap di hotel yang berada di sekitar tempat wisata Telaga Sarangan.

Selain menangkap bara buron tersebut, polisi juga mengamankan dua bilah sejanta tajam berupa parang dan sejumlah gepokan uang.

"Saya tahunya sudah ramai, saya kira pelaku teror. Ada empat pria terlihat ditutup matanya dan tangannya diikat, kemudian Polisi juga terlihat mengamankan dua bilah senjata tajam berupa parang dan sejumlah uang gepokan yang dibuka Polisi di depan pintu kamar hotel,'" ujar seorang tamu hotel, saksi mata kejadian tersebut saat mau check out, kepada Surya.

Menurut pria setengah baya ini, saat komplotan perampok antar kota itu ditangkap, suasana sangat mencekam dan ramai teriakan dari sejumlah orang sambil membawa senjata api yang memasuki hotel.

"Keempat pria yang ditangkap katanya perampok antar kota, saat dibawa dari hotel, mata mereka ditutup dan tangannya diborgol," tegasnya.

Andri, karyawan Hotel Asia Jaya, Sarangan membenarkan hal itu. Menurutnya, penangkapan empat pria tamu hotelnya terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.

"Penangkapan terjadi di kamar nomor 22 di lantai dua. Tapi karena saya tak berani mendekat, jadi tidak tahu bagaimana dan siapa yang ditangkap," katanya.

Kapolres Magetan AKBP Muslimin yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan komplotan perampok antar kota yang menginap di Hotel Asia Jaya.

"Iya benar keempatnya diduga pelaku perampok di sejumlah kota, di Maospati, Paron Ngawi dan informasinya mau melakukan perampokan di wilayah Ploasan. Untung anggota cepat mendapat informasi sehingga dapat menangkap segera," tegasnya.

Namun, Muslimin belum bisa menyebut identitas keempat pria yang diduga pelaku perampokan di sejumlah kota di wilayah Madiun itu secara spesifik. Karena masih dilakukan pemeriksaan untuk memperdalam kasusnya.

"Saya belum mendapat identitas keempat tersangka, tunggu saja ini masih dilakukan pemeriksaan untuk memperdalam kasus yang melibatkan keempat tersangka itu," tegasnya. (Surya/Doni Prasetyo)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help