Banyak Protes Tolak Perubahan Nama Jalan di Surabaya, Pansus Pastikan Tak Ada Imbas Administratif

Memastikan imbas perubahan nama jalan di Surabaya, Pansus Perubahan Nama Jalan bersama jajaran pemerintahan Kota Surabaya kembali sidak lokasi.

Banyak Protes Tolak Perubahan Nama Jalan di Surabaya, Pansus Pastikan Tak Ada Imbas Administratif
Istimewa
Memastikan imbas perubahan nama jalan di Surabaya, Pansus Perubahan Nama Jalan bersama jajaran pemerintahan Kota Surabaya kembali melakukan sidak lokasi jalan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Memastikan imbas perubahan nama jalan di Surabaya, Pansus Perubahan Nama Jalan bersama jajaran pemerintahan Kota Surabaya kembali melakukan sidak lokasi jalan.

Sebab masih ada gelombang protes dari warga sehari jelang keputusan diparipurnakan, Sabtu (11/8/2018).

Perubahan nama yakni Jalan Gunungsari menjadi Jalan Prabu Siliwangi tampaknya tak akan berpengaruh terhadap administrasi kependudukan warga sekitar Jalan Gunungsari Surabaya.

Surabaya Great Expo 2018 Targetkan Perputaran Uang dalam Pameran Capai Rp 40 Miliar

“Kita kurangi panjang Jalan Gunungsari yang akan dirubah namanya nanti. Ini juga telah dikonsultasikan ke Pemprov Jatim," kata Anggota Pansus, Junaedi, Jumat (10/8/2018).

Tidak hanya banyaknya protes, terkait perubahan nama jalan juga diwarnai mundurnya Fathul Muin sebagai Ketua Pansus Perubahan Nama Jalan.

Saat ini posisi ketuanya diganti Agustin Poliana yang selama ini menjabat Wakil Ketua Pansus.

Agustin pun menjelaskan jalan yang akan diubah hanya sekitar 500 meter, yakni mulai pintu masuk tol Jalan Mastrip sampai Rolak Gunungsari.

Selain Penalti Menit Akhir, Pelatih Timnas Malaysia U-16 Sebut Kondisi Pemain Jadi Biang Kekalahan

“Cuma itu saja yang kita ubah, selainnya tetap Jalan Gunungsari. Sehingga tidak berdampak pada administrasi kependudukan warga,” jelas Agustin.

Ia menambahkan, Jalan Gunungsari akan tetap ada yakni mulai dari depan Jalan Yani Golf 1 (atau depan Bumi Marinir Gunungsari) sampai Joyoboyo.

Dengan demikian, tidak perlu ada kekhawatiran perihal perubahan administratif yang harus diurus warga karena adanya perubahan nama jalan.

Mlaku-mlaku Nang Tunjungan Kembali Digelar, 247 Pelaku Usaha Kreatif Surabaya Bakal Ramaikan Acara

"Pokok batas tetengernya adalah bangunan bersejarah di Yani Golf," kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Yuk subscribe YouTube Channel TribunJatim.com

Penulis: Nurul Aini
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved