Hari Raya Idul Adha

Harga Kambing di Pasar Hewan Desa Beji Tulungagung Sudah Naik, Meski Idul Adha Masih Lama

Seorang pedagang kambing, Lutfi Habibi menunjukkan seeokor kambing paling besar yang dibawahnya.

Harga Kambing di Pasar Hewan Desa Beji Tulungagung Sudah Naik, Meski Idul Adha Masih Lama
SURYA/DAVID YOHANES
Seorang petugas kesehatan hewan di Tulungagung memeriksa kambing korban Idul Adha, Jumat (10/8/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Hari Raya Idul Adha masih 12 hari lagi. Namun, harga kambing di pasar hewan Desa Beji, Kecamatan Boyolangu sudah mulai naik.

Seorang pedagang kambing, Lutfi Habibi menunjukkan seeokor kambing paling besar yang dibawanya.

Beratnya diperkirakan 50 kilogram hingga 60 kilogram.

Di hari-hari biasa kambing ini dibandrol Rp 4.500.000. Namun, kini harganya menjadi Rp 5.800.000.

“Nanti kalau sudah mendekati hari korban, ini harganya menonjak jadi Rp 6.500.000,” ujar Lutfi kepada Surya (grup TribunJatim.com), Kamis (10/8/2018).

Permintaan kambing kurban juga mengalami peningkatan.

Setiap kali pasaran hewan, Lutfi biasa menjual 15 ekor kambing.

Saat ini Lutfi bisa menjual sekitar 20 ekor kambing.

Berkaca dari tahun sebelumnya, mendekati hari kurban biasanya Lutfi bisa menjual hingga 30 kambing.

“Kalau mau murah sebenarnya belinya jauh-jauh hari terus dipelihara sendiri.”

“Daripada beli mendekati hari kurban, harganya jauh lebih mahal,” terang Lutfi.

Khusus menghadapi Idul Adha 2018 ini Lutfi menyediakan 100 ekor kambing di kandangnya.

Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung, Mulyanto mengakui kenaikan harga hewan korban.

Dalam kondisi normal, harga kambing hidup sekitar Rp 50.000 per kilogram, kini harganya menjadi Rp 60.000 per kilogram.

Demikian juga sapi hidup, harga normal Rp 40.000 per kilogram, kini menjadi Rp 45.000 per kilogram. (Surya/David Yohanes)

Penulis: David Yohanes
Editor: Edwin Fajerial
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved