Berita Entertainment
Pesan Perdamaian Superman Is Dead di Synchronize Fest 2018 'Kita Satu Bersama dalam Perbedaan'
Grup band Superman Is Dead menggebrak panggung Synchronize Fest di hari ketiga yang digelar di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.
TRIBUNJATIM.COM - Grup band Superman Is Dead menggebrak panggung Synchronize Fest di hari ketiga yang digelar di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (7/10/2018).
Band yang digawangi oleh Eka Rock (bass), Bobby Kool (vokal), dan Jerinx (drum) ini membuka penampilan dengan lagu "Bulan & Ksatria" dan "Kita adalah Belati".
"Selamat malam Jakarta! Apa kabar kalian semua? Kami minta malam ini kalian jangan sampai ada kekerasan dan pertumpahan darah. Ayo Outsiders dan Ladyrose!” seru Bobby memberi pesan anti kekerasan pada penonton.
• Ini Alasan Drummer Superman Is Dead Tolak Lagunya Jadi Soundtrack Program #jokowimenjawab
• Turut Tanggapi Ledakan Bom Gereja di Surabaya, Jerinx SID Malu Jadi WNI dan Beri Pesan untuk Jokowi
Sebelum melanjutkan penampilan, Bobby berpesan kepada penonton untuk selalu menjaga perdamaian dan menghindari adu domba politik.
"Jadi kalau semua menjadi rusak itu ulah kita sendiri, maka dari itu, kita satu bersama dalam perbedaan, oke?" tambah Bobby.
Setelah itu, penampilan dilanjutkan dengan lagu "Kuta Rock City".
• Hadirkan Endank Soekamti di Laga Persebaya vs PS Tira, Panpel Ingin Berterima kasih pada Bonek
• Antarkan Arema FC Kalahkan Persebaya Surabaya, Jayus Hariono Dapat Pujian dari Milan Petrovic
Total sebanyak tujuh lagu dibawakan oleh band asal Bali ini, di antaranya adalah "Sunset Di Tanah Anarki", "Kuat Kita Bersinar", "Lady Rose", dan "Jadilah Legenda".
Di tengah-tengah penampilan, Superman Is Dead pun memberikan kejutan pada penonton dengan mengajak Endah Endah N Rhesa untuk membawakan "Sunset Di Tanah Anarki", dan Pee Wee Gaskins dalam lagu "Kuat Kita Bersinar".
Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Kompas.com dengan judul Pesan Anti Kekerasan dari Superman Is Dead di Synchronize Fest 2018