Liga Indonesia

Kata Pentolan Aremania Jalur Gaza Soal Sanksi dari PSSI untuk Arema FC, 'Mempertahankan Lebih Berat'

Sanksi yang diberikan Komite Disiplin (Komdis) PSSI pada Arema FC, membuat Aremania tahu arti mempertahankan lebih sulit daripada meraih.

Kata Pentolan Aremania Jalur Gaza Soal Sanksi dari PSSI untuk Arema FC, 'Mempertahankan Lebih Berat'
Instagram
Aremania - Instagram @aremafcofficial 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sanksi yang diberikan Komite Disiplin (Komdis) PSSI pada Arema FC, membuat Aremania tahu arti mempertahankan lebih sulit daripada meraih.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Amin Fals, pentolan Aremania Jalur Gaza (Pasuruan).

Ia menuturkan, sebelum para oknum Aremania berbuat aksi pelanggaran yang berujung sanksi tegas dari Komdis, Aremania pernah mendapatkan serangkaian prestasi sebagai the best suporter di Indonesia.

Prestasi yang dicapai diantaranya The Best Suporter pada Ligina VI tahun 2000 oleh Ketum Agum Gumelar dan The Best Suporter pada Copa Indonesia II tahun 2006.

Namun kini, suporter Singo Edan itu harus berdiam diri di kandang mereka sementara, karena hingga akhir kompetisi 2018, mereka dilarang hadir untuk mendukung ketikan tim kebanggannya bertanding.

"Aremania itu pionir suporter di Indonesia. Kalau kita sebelumnya pernah jadi suporter terbaik, harusnya kita harus lebih baik lagi. Jujur malu dengan kejadian (pelanggaran,red) kemarin itu. Mempertahankan itu lebih berat, sangat berat mempertahankan nama Arema di luar kota," kata Amin Fals pada Surya (grup TribunJatim.com), Jumat (12/10/2018).

Tak Hanya Arema FC, Dua Aremania ini Tak Luput dari Sanksi Tegas Komdis PSSI

Amin mengatakan, seharusnya Aremania yang saat itu bertindak sebagai tim tuan rumah dapat menahan diri.

"Saya ini jadi bagian dari Aremania sejak tahun 90an. Mengalami seperti itu sudah sering kali. Tapi alangkah baiknya hura-hura itu dilakukan di tribun saja. Akibatnya sekarang sanksinya sangat-sangat berat di banding sanksi yang dulu-dulu," ujarnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya sanksi ini, kejadian serupa tak kembali terjadi di musim berikutnya.

Sehingga nama besar Arema dan Aremania tak lagi tercoreng oleh ulang segelintir oknum.

"Semoga dengan kejadian kemarin ada hikmahnya. Menjadikan aremamia jadi suporter yang dewasa dan santun," harap Amin.(myu)

Pidato di IMF, Jokowi Ibaratkan Ekonomi Global dengan Game of Thrones, Banjir Applause dan Pujian!

Penulis: Dya Ayu
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved