Emil Dardak Sebut Pemerintah Perlu Pertahankan Pelabuhan Kapal Ferry sebagai Penyangga Suramadu

Kendati biaya Jembatan Suramadu telah digratiskan, Emil Dardak mengatakan seharusnya penyeberangan kapal ferry terus dipertahankan.

Emil Dardak Sebut Pemerintah Perlu Pertahankan Pelabuhan Kapal Ferry sebagai Penyangga Suramadu
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT THORIK
Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih, Emil Dardak. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih, Emil Dardak, menilai jika pemerintah perlu terus mempertahankan keberlangsungan dari penyeberangan kapal ferry di Pelabuhan Kamal, Madura.

Kendati biaya tol Jembatan Suramadu telah digratiskan, Emil Dardak mengatakan seharusnya penyeberangan kapal ferry terus dipertahankan sebagai penyangga jika sewaktu-waktu jembatan yang menghubungkan Surabaya dan Madura itu mengalami kendala.

Menurutnya, dibalik pembebasan bea masuk tol Jembatan Suramadu yang saat ini menjadi jembatan non tol, selalu memiliki konsekuensi.

Seperti berimbas kepada sepinya peminat kapal ferry di Pelabuhan Kamal karena lebih memilih lewat tol Jembatan Suramadu yang gratis.

Pelabuhan Kamal Sepi Setelah Jembatan Suramadu Gratis, Pakde Karwo: Kita Gunakan Primus Inter Pares

"Memang selalu ada konsekuensi dari sebuah kebijakan. Pemerintah harus mengambil gambaran besar, gak bisa selamanya semua selalu mendapatkan yang diinginkan," kata Emil Dardak, Rabu (31/10/2018).

"Namun saya bisa memahami pelabuhan itu tetap harus ada. Kalau ada apa-apa dengan jembatan tapi pelabuhan sudah keburu mati, mau jadi apa nanti," imbuhnya.

Bupati Trenggalek itu menilai, pemerintah seharusnya mengambil peran untuk menjaga agar pelabuhan tidak mati.

Sebaliknya, pemerintah harus menjamin pelabuhan memiliki segmen tersendiri untuk mengatasi hal tersebut.

Kuasa Hukum Korban Dugaan Pelecehan oleh Dokter Tak Ingin Kasus PJ Kembali Terjadi

"Saya setuju pemerintah harus mengambil peran untuk menjaga supaya pelabuhan tidak mati. Tapi kalau saya lihat punya segmen sendiri-sendiri," imbuhnya.

Istri dari artis Arumi Bachsin itu menambahkan, Pelabuhan Kamal yang menggunakan moda transportasi kapal ferry, saat ini memang menjadi bagian dari alternatif.

"Kalaupun hari ini tidak diminati jangan sampai transportasi ini mati sendiri dan kita tidak punya alternatif," pungkasnya.

Pengadilan Negeri Malang Sita Rumah di Jalan Vinolia, Anak Pemilik Rumah Mengaku Tak Tahu

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved