Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Liga Indonesia

Pernah Jadi Bagian Bajul Ijo 5 Tahun, Pelatih Persija Senang Kembali ke Surabaya Meski sebagai Lawan

Laga Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta akan tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Dwi Prastika
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Pelatih Persija Jakarta, Alessandro Stefano Cugurra Teco (kiri), jelang pertandingan Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta, Sabtu (3/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Laga Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta akan tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (4/11/2018).

Laga pekan ke-29 Liga 1 2018 itu menyimpan kesan tersendiri bagi pelatih Persija, Alessandro Stefano Cugurra.

Pasalnya, pelatih yang akrab disapa Teco itu pernah menjadi bagian dari Bajul Ijo selama kurang lebih lima tahun sejak tahun 2003.

Kala itu, Teco menjadi pelatih fisik Bajul Ijo di bawah arahan pelatih Jacksen F Tiago sebagai pelatih kepala.

Prediksi Susunan Pemain Persebaya Vs Persija: Misi Berbeda Dua Pelatih di Tengah Badai Cedera

Bahkan, Teco juga mempersembahkan satu gelar juara bagi Bajul Ijo di tahun 2004 saat menjuarai Liga Indonesia.

Menariknya, Persebaya memastikan gelar juara setelah di partai final menumbangkan Persija di Stadion 10 November, Surabaya dengan skor 2-1.

“Saya sangat senang bisa kembali ke Surabaya, saya pertama datang di Indonesia, saya datang ke Surabaya 2003, saya bisa hidup di sini, dan kerja di Persebaya lima tahun, saya sangat senang waktu kerja di sini bisa punya prestasi, bisa juara di sini tiga kali,” terang Teco, Sabtu (3/11/2018).

Tidak hanya kerja di Surabaya, Teco juga bahkan mendapatkan istri asli Surabaya.

Persebaya Vs Persija, Jamu Macan Kemayoran, Djanur Akui Penggawa Bajul Ijo Termotivasi 2 Faktor ini

Persebaya Vs Persija, Djanur Pastikan Bajul Ijo Tak Diperkuat David da Silva Lagi

Sehingga Surabaya bagi Teco bukan kota asing lagi.

“Saya dapat istri dari Surabaya. Kita sering bisa libur waktu kita kerja di negara lain, seperti di Thailand, atau Malaysia, beberapa kali saya juga balik ke Surabaya. Sudah liburan di Surabaya sama keluarga dari istri saya,” tutur pria 44 tahun tersebut.

Sebagai mantan pelatih Persebaya, dirinya merasa senang bisa kembali bertemu dengan Persebaya dan kembali ke Surabaya, meskipun saat ini datang sebagai lawan.

Teco juga mangaku tidak sabar ingin menyaksikan keriuhan Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo, karena waktu Teco di Persebaya tidak bermain di situ.

Incar Tiga Poin, Pelatih Persebaya Ogah Main Aman Hadapi Persija

Bali United Vs Madura United, Meski Tampil Tanpa 6 Pemain Utama, Serdadu Tridatu Optimistis Menang

“Saya senang sekali, besok akan menjadi pertandingan spesial buat saya. Saya pasti mau lihat support dan stadion baru (GBT) ini, karena dulu biasanya saya kerja di Stadion Gelora 10 November,” ucap Teco penuh semangat.

Meski banyak menyimpan kenangan saat di tim Bajul Ijo, di laga nanti Teco akan tetap bersikap profesional.

Sebagai pelatih Persija, dirinya menginginkan yang terbaik untuk Persija.

“Saya harus profesional, saya sebagai pelatih Persija, saya harus kerja keras untuk tim saya, tapi setelah pertandingan, seperti biasa, punya banyak teman di sini,” pungkasnya.

Tanpa The Jak Mania, Laga Persebaya vs Persija Akan Dijaga 2500 Personel Keamanan

Dipastikan, laga Persebaya vs Persija akan berjalan dengan tensi tinggi.

Selain karena rivalitas kedua kelompok superter, Bonek (Persebaya) dan The Jakmania (Persija), tiket laga sebanyak 50 ribu sudah sold out tiga hari sebelum laga.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, suporter tim tamu, The Jakmania tidak dibolehkan memberi dukungan langsung ke stadion. (Khairul Amin)

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved