Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto

Dari pemeriksaan yang telah dilakukan, polisi masih belum menetapkan tersangka pada kasus kecelakaan tersebut.

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto
SURYA/SUGIYONO
Truk tronton diamankan untuk bukti setelah ditabrak mobil Innova yang mengakibatkan 5 penumpang tewas di Tol Surabaya-Mojokerto, Rabu (7/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kepolisian Polres Gresik masih menyelidiki kasus kecelakaan mobil Innova menabrak truk tronton di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) di Desa Sumberame, Kecamatan Wringinanom, Gresik, Selasa (6/11/2018).

Namun, dari pemeriksaan yang telah dilakukan, polisi masih belum menetapkan tersangka pada kasus kecelakaan tersebut.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Ipda Yossy Eka Prasetya mengatakan, pihaknya masih pemeriksaan para saksi sehingga belum bisa menetapkan tersangka dan pihak keluarga masih berduka.

"Masih pemeriksaan saksi-saksi. Sehingga belum ada tersangka," kata Ipda Yossy Eka Prasetya, Rabu (7/11/2018).

Masih Belum Sembuh 100 Persen, Otavio Dutra Siap Bermain untuk Persebaya Surabaya Jamu PSM Makassar

Truk nopol N 8270 UK dikemudikan Muhammad Tohir (49), warga Jalan Raya Janti, Kecamatan Waru, Sidoarjo, diamankan di parkiran truk, Jalan Raya Duduksampean agar tidak sampai kabur.

"Kita masih mintai keterangan. Hasilnya masih di penyidik," imbuhnya.

Diketahui, kecelakaan mobil Innova Nopol L 1594 IH dikemudikan Pongky Dewanto (61), warga Jalan Songgolangit, Kota Malang, menabrak truk tronton di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) di Desa Sumberame, Kecamatan Wringinanom, Gresik.

Dari kecelakaan tersebut, 5 orang meninggal dunia dan seorang penumpang kritis dirawat di Rumah Sakit Petrokimia Gresik, Driyorejo, atas nama Agung Heri Susanto (33), warga Jalan Kyai Husein, Desa Pabean Kecamatan Sedati Sidoarjo.

Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, 2 Inovasi Polres Gresik Dikenalkan ke Internasional pada Acara IPSF

Sementara anggota Satlantas Polres Gresik juga belum memeriksa sopir elf Nopol AG 7186 V dikemudikan Fendrian Istiarsa Putra, warga Jalan Sempol Ngronggo, Kota Kediri, dengan membawa penumpang 13 orang.

Mobil elf yang dikemudikannya terguling di jalur tol Surabaya-Mojokerto setelah ban belakang kanan meletus.

"Sopir Elf juga belum dimintai keterangan, sebab masih berduka di keluarga. Sementara semua korban sudah diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit. Ada satu orang yang minta rujuk ke Kediri," katanya.

Oktafianus Fernando Beber Alasan Dirinya Baru Cetak Gol Perdana Setelah 22 Laga Persebaya

Penulis: Sugiyono
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved