Liga Indonesia

Pelatih Perseru Serui Sebut Bermain Tanpa Aremania Juga Dapat Untungkan Arema FC, Benarkah?

Kemenangan yang diraih Arema FC di kandang beberapa laga berturut-turut, kata Wanderley Junior, bisa terjadi karena bermain tanpa penonton.

Pelatih Perseru Serui Sebut Bermain Tanpa Aremania Juga Dapat Untungkan Arema FC, Benarkah?
Instagram/aremafcofficial
Aremania 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Bermain tanpa Aremania saat Arema FC menjamu Perseru Serui, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/11/2018), diakui Pelatih Perserui, Wanderley Junior, dapat menguntungkan untuk kedua tim.

Pasalnya, tanpa ditonton oleh suporter, baik tim tuan rumah dan tim tamu, dinilai dapat bermain lebih rileks karena tanpa tekanan.

"Saya pikir ini keuntungan untuk kedua tim. Karena tanpa adanya penonton akan main tanpa tekanan dan bisa lepas. Jadi kami juga bisa main seperti saat latihan. Meski demikian sebenarnya tanpa penonton kurang baik untuk sepakbola, tapi mau tak mau itu peraturan dari kompetisi," kata Wanderley Junior, Sabtu (10/11/2018).

Hujan Deras dan Angin Kencang Robohkan Tenda Bazar Festival Tegalboto di Unej

Bahkan pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro itu mengatakan, kemenangan yang diraih Arema FC di kandang beberapa laga berturut-turut, bisa terjadi karena bermain tanpa penonton.

"Kalau kita mau lihat beberapa hasil laga sebelum-sebelumnya, Arema dilihat penonton terbilang selalu gagal dan belum pernah menang, setelah tanpa penonton mereka menang. Artinya ini lebih menguntungkan untuk Arema," tuturnya saat preskon di Kantor Arema.

Hari Pahlawan, Veteran RI Kritik Banyaknya Pejabat Indonesia yang Korupsi

Penilaian dari Wanderley Junior rupanya dibantah oleh Pelatih Arema FC, Milan Petrovic.

Menurut pelatih asal Slovenia itu, bermain tanpa penonton seakan membuat Arema FC kehilangan pemain ke-12 mereka.

"Tidak adanya aremania sangat berpengaruh pada tim. Tapi saya katakan pada pemain agar tetap fokus lawan Serui karena Serui bukan musuh yang mudah," tegas Milan Petrovic.

Makna Hari Pahlawan Bagi Hayono Isman: Bersatu Lawan Kebodohan dan Kemiskinan

Penulis: Dya Ayu
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved