Residivis Jambret Tak Berkutik Usai Ditembak Satreskrim Polres Tuban

Ali Mahfud (23) warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, tak berkutik usai dilumpuhkan oleh anggota Satreskrim Polres setempat.

Residivis Jambret Tak Berkutik Usai Ditembak Satreskrim Polres Tuban
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM
Pelaku residivis jambret tampak berada di atas kursi roda dengan menunjukkan hand phone hasil kejahatannya. Pelaku mengalami luka tembak pada kedua kakinya. 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Ali Mahfud (23) warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, tak berkutik usai dilumpuhkan oleh anggota Satreskrim Polres setempat.

Pelaku merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan (curas).

Warga Parengan tersebut setidaknya sudah enam kali melakukan aksi kejahatan jambret, di wilayah hukum Polsek Soko.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Iwan Hari Poerwanto mengatakan, enam titik pelaku menjalankan aksi yaitu di Desa Jati, Desa Bangunrejo, Desa Mojoagung, Desa Mentoro, dan di Desa Sokosari, sebanyak dua kali.

Razia Warung yang Sediakan Karaoke Ilegal di Tuban, Satpol PP Amankan 2 Wanita Diduga Pemandu Lagu

Saat akan ditangkap, pelaku sempat melawan hingga akhirnya dilumpuhkan dengan dua peluru yang bersarang di kakinya.

"Pelaku kita tangkap di rumahnya, Senin kemarin, sore. Ya pelaku sempat melawan," Kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Iwan Hari Purwanto, Selasa (11/12/2018).

Dalam menjalankan aksinya, pelaku mengintai sasarannya yang rata-rata adalah perempuan yang sedang naik sepeda motor sendiri, dan membawa barang berharga yang ditaruh di bok depan bawah setir.

Selama Tahun 2018, Kejari Tuban Tangani 7 Kasus Korupsi, Selamatkan Uang Negara Rp 1 Miliar Lebih

Jika berhasil mengambil pelaku langsung kabur, bahkan pelaku tidak segan melukai korban jika mempertahankan barang miliknya.

"Korban sudah diintai lebih dulu, pelaku juga tak segan melukai korbannya," Ujar Kasat Reskrim.

Perwira berpangkat tiga balok di pundak itu menjelaskan, dari hasil penangkapan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya, satu sepeda motor Honda Beat warna putih, dan empat handphone bermerk.

Dari keterangan pelaku, hasil kejahatan tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhannya sendiri.

"Pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Mapolres. Tersangka dijerat pasal 365 KUHP ancaman hukuman 9 tahun penjara," beber Mantan Kasat Reskrim Polres Gresik itu.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved