Empat Anggota TRC Tagana Kabupaten Nganjuk Masih Dirawat di RS

Empat personel anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Taruna Siaga Bencana (Tagana) BPBD Kabupaten Nganjuk masih dirawat di RSUD Nganjuk. Korban mendapatkan

Empat Anggota TRC Tagana Kabupaten Nganjuk Masih Dirawat di RS
(Surya/Didik Mashudi)
Anggota TRC Tagana mendapatkan perawatan medis akibat menghirup gas beracun sumur di Desa Mojorembun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Selasa (18/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Empat personel anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Taruna Siaga Bencana (Tagana) BPBD Kabupaten Nganjuk masih dirawat di RSUD Nganjuk. Korban mendapatkan perawatan intensif untuk memulihkan kesehatannya.

"Ada 4 personel anggota TRC Tagana saat ini masih dirawat di RSUD Nganjuk. Kondisinya sudah mulai berangsur membaik," ungkap AKP Burhanudin, Kapolsek Rejoso kepada Surya/kepada TribunJatim.com , Selasa (18/12/2018).

Ke empat korban yang dirawat ini dapat terselamatkan karena segera mendapatkan perawatan medis. Satu korban personel Tagana menimpa Masrupin (35) meninggal saat dalam perawatan di Puskesmas Rejoso.

Masrufin yang hendak menolong Sukardi yang terjatuh di dalam sumur tubuhnya lemas hingga jatuh pingsan. Korban dievakuasi menggunakan tali, namun meninggal setelah dirawat di Puskesmas Rejoso.

Sementara korban yang masih mendapatkan perawatan medis di RSUD Nganjuk masing-masing, Yanto, Elga, Cecep Sumarno dan Ahmad Hamdan.

Kisah Sukses Warga Malang Sukiyanto, Raup Omzet Rp 400 Juta Dari Jualan Kripik Singkong

7 Artis Indonesia dengan Bibir Tebal Bak Kylie Jenner, dari Manohara Sampai Aurel Hermansyah

Manchester United Pecat Jose Mourinho, Zidane Masuk dalam Jajaran 4 Pelatih yang Bisa Gantikan

Pantauan Surya personel TRC Tagana ini kondisinya masih lemas sehingga masih dipasang selang infus. Malahan yang kondisi cukup parah juga mendapatkan bantuan pernapasan tabung oksigen.

Sementara Sukonyono, Kepala BPBD Kabupaten Nganjuk saat dikonfirmasi menjelaskan, kondisi anggotanya yang menghirup gas beracun sudah berangsur membaik.

"Korban saat ini masih dirawat di RSUD Nganjuk," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Diberitakan sebelumnya, dua korban tewas akibat menghirup gas beracun dari dalam sumur di Desa Mojorembun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Dua korban meninggal Sukardi, pemilik sawah dan Masrufin anggota TRC Tagana Kabupaten Nganjuk.(dim/TribunJatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved