Di Tahun Politik, Aspadin Proyeksikan Industri Air Minum Dalam Kemasan Tumbuh Positif Double Digit

Aspadin memproyeksikan konsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) di tahun 2019 tumbuh sekitar 10 persen atau double digit dibanding tahun lalu.

Di Tahun Politik, Aspadin Proyeksikan Industri Air Minum Dalam Kemasan Tumbuh Positif Double Digit
Shutterstock
Ilustrasi air mineral 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (Aspadin) memproyeksikan konsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) di tahun 2019 tumbuh sekitar 10 persen atau double digit dibanding tahun lalu.

Ketua Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (Aspadin), Rachmat Hidayat menjelaskan, pihaknya cukup optimistis pertumbuhan tersebut dapat diraih, meskipun tahun ini juga memasuki tahun politik.

"Ekspektasi kami, konsumsi air minum kemasan di tahun politik tetap tumbuh dan kondisinya juga kondusif dan damai. Kalau keadaannya seperti itu, tentu akan berdampak positif terhadap konsumsi minuman itu sendiri," jelasnya kepada TribunJatim.com, Senin (7/1/2019).

4 Kecanggihan Kamera OPPO R17 Pro ‘Size the Night’, Dapat Menangkap Gambar Tajam Meski di Malam Hari

Nissan Motor Indonesia Mulai Kirim New Nissan Terra ke Pelanggan

Sebab menurutnya, keadaan kondusif dan damai itulah yang menjadi satu di antara faktor pendorong konsumsi air minum dalam kemasan.

Untuk mengantisipasi momen politik tersebut, dikatakan Rachmat, pihaknya bersama anggota yang tergabung dalam Aspadin telah melakukan sejumlah persiapan.

Di antaranya mempersiapkan produksi, menambah pasokan atau persediaan untuk menunjang permintaan serta memperluas gudang atau menyewa gudang untuk menyimpan persediaan.

Toyota akan Perkenalkan Toyota Avanza 2019 pada Pertengahan Januari

Astra Daihatsu Motor Jawa Timur Catat Penjualan Sepanjang 2018 Tumbuh Tipis

"Kami juga menyiapkan logistiknya supaya distribusi barang lancar untuk mengantisipasi persediaan yang kami harapkan ada kenaikan tahun ini," tuturnya.

Adapun konsumsi air minum dalam kemasan sepanjang 2018 lalu tercatat mencapai 29 miliar liter secara nasional.

Daerah yang memiliki jumlah konsumsi terbesar ialah wilayah Jawa-Bali dengan porsi 60 persen.

"Konsumsi 29 miliar liter itu sudah full capacity. Nah, daerah setelah Jawa-Bali itu disusul daerah Sumatera, Sulawesi dan daerah-daerah lainnya," lanjutnya.

Sofa Model Minimalis Cocok untuk Ruangan dengan Luas 3x3 Meter, Pilih Warna Abu-abu hingga Pink!

Musim Libur Akhir Tahun, Pengguna Data Provider 3 Indonesia pada Game Online Melonjak Tinggi

Selain pertumbuhan yang positif, pihaknya juga berharap regulasi perizinan penggunaan sumber air semakin diperlancar dan dipermudah.

"Sebab, kendalanya sejauh ini memang di perizinan sumber air kurang lancar, terutama di daerah-daerah yang dekat pegunungan. Nah, tahun ini kami berharap regulasi mohon lebih kondusif dan rancangan sumber daya air juga kondusif untuk industri," tandasnya.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved