Satpol PP Kota Blitar Tegur Pengelola Karaoke 999 karena Memindah Spanduk Penutupan

Petugas Satpol PP Kota Blitar menegur pengelola tempat karaoke 999 di Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Satpol PP Kota Blitar Tegur Pengelola Karaoke 999 karena Memindah Spanduk Penutupan
SURYA.CO.ID/SAMSUL HADI
Petugas Satpol PP bersama TNI dan Polri saat menutup tempat karaoke 999 di Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Petugas Satpol PP Kota Blitar menegur pengelola tempat karaoke 999 di Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Persoalannya, pengelola memindah sendiri spanduk pengumuman penutupan tempat hiburan yang dipasang Satpol PP di pagar masuk tempat karaoke itu.

"Awalnya kami mendapat informasi spanduk penutupan yang kami pasang di karaoke 999 dilepas, setelah kami cek ke lokasi ternyata dipindah sendiri oleh pengelolanya ke halaman," kata Plt Kepala Satpol PP Kota Blitar, Juari, Kamis (10/1/2019).

Juari mengatakan alasan pengelola memindah spanduk pengumuman penutupan karaoke karena posisinya dipasang di pagar tempat tinggal.

Di lokasi ternyata juga digunakan untuk tempat tinggal. Maka itu pengelola memindah spanduk yang dipasang di pagar ke bagian halaman tempat karaoke 999.

Satpol PP Sudah Menyegel 8 Karaoke di Kota Blitar, Pemkot Mulai Lakukan Evaluasi ke Lapangan

Tetapi, menurut Juari, apapun alasannya, pengelola tidak boleh memindah sendiri spanduk pengumuman penutupan tempat hiburan yang dipasang petugas Satpol PP.

Menurutnya, yang berhak melepas atau memindah spanduk pengumuman hanya petugas Satpol PP.

"Kami langsung memberi teguran keras ke pengelola karena memindah sendiri spanduk pengumuman penutupan karaoke," katanya.

Dikatakannya, petugas akan terus mengawasi sejumlah karaoake selama masa evaluasi ini.

Jika ditemukan tempat karaoke yang nekat buka, petugas akan memberikan sanksi tegas berupa penutupan tempat karaoke itu selamanya.

"Selama penutupan ini, kami akan terus melakukan patroli untuk mengecek sejumlah karaoke itu. Kalau ada yang nekat buka, akan kami tutup selamnya," ujar Juari.

Forum Ormas Islam Blitar Ikut Kawal Penutupan Karaoke, Sempat Terkejut Saat Tahu Isi Dalam Karaoke

Sebelumnya diberitakan, petugas Satpol PP Kota Blitar bersama TNI dan Polri menyegel sejumlah karaoke di Kota Blitar, Rabu (9/1/2019) siang. Ada delapan tempat karaoke yang ditutup sementara oleh petugas Satpol PP.

Delapan tempat karaoke yang ditutup sementara, yaitu, karaoke di Hotel Puri Perdana, karaoke Jojoo, karaoke di Hotel Grand Mansion, karaoke Go Rame, karaokr Vivas, karaoke Next, karaoke Mega, dan karaoke 999.

Petugas menyegel sejumlah tempat karaoke itu. Petugas juga memasang spanduk pemberitahunan penutupan tempat karoke karena ada evaluasi dari Pemkot Blitar di lokasi.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved