Targetkan 70 Ribu Ton, Petrokimia Gresik Mulai Gencar Menjual NPK Phonska Plus

PT Petrokimia Gresik (PG) mulai gencar melakukan penjualan produk non subsidi, NPK Phonska Plus.

Targetkan 70 Ribu Ton, Petrokimia Gresik Mulai Gencar Menjual NPK Phonska Plus
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Direktur Utama PT Petrokimia Gresik (PG), Rahmad Pribadi menemui petani di salah satu sentra hortikultura terbesar di Sumatera bagian selatan, yaitu di Desa Sambirejo, Kecamatan Selepu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Kamis (10/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PT Petrokimia Gresik (PG) mulai gencar melakukan penjualan produk non subsidi, NPK Phonska Plus.

Direktur Utama PT Petrokimia Gresik (PG) Rahmad Pribadi mengatakan, hal tersebut sebagai bagian dari strategi transformasi bisnis perusahaan.

"Terkait NPK Phonska Plus, ini akan semakin kami gencarkan promosinya. Mengingat saat ini wacana pengalihan subsidi pupuk sudah semakin kuat," katanya melalui keterangan resminya, Kamis (10/1/2019).

Puncak Musim Tanam, Dirut PT Petrokimia Gresik Sarankan Petani Pakai Sistem Pemupukan Berimbang

PT Petrokimia Gresik (PG) group Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Tsunami Banten dan Lampung

Rahmad menambahkan, sejak kali pertama diluncurkan pada akhir 2016, NPK Phonska Plus telah mencatat realisasi penjualan yang cukup baik.

Pada 2017, penjualan tercatat sebesar 49 ribu ton dan pada 2018 sebesar 50 ribu ton.

"Untuk itu, tahun ini kami menargetkan penjualan sebesar 70 ribu ton dan kami sangat optimistis target ini akan tercapai," tambahnya.

Tambah Jumlah Negara hingga Varian Motor, Astra Honda Motor Optimistis Bisa Lakukan Ekspansi Ekspor

Nail Art Stiker Percantik Kuku saat Imlek, Gambar Kucing Keberuntungan dan Angpao Jadi Favorit

Adapun sasaran utama pemasaran NPK Phonska plus tersebut, lanjut Rahmad, adalah wilayah yang memiliki serapan pupuk NPK tinggi atau belum tercakup dalam skema pupuk bersubsidi.

"Wilayah tersebut adalah sentra pertanian di beberapa kabupaten dari sejumlah provinsi, seperti Sumatera Utara, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan," tutupnya.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved