Perempuan Cantik Asal Probolinggo ini Punya Cara Tersendiri Jaga Bentuk Tubuh

Kepada Surya, perempuan kelahiran Probolinggo, 13 Desember 1989 ini mengaku untuk menjaga kelangsingan tubuhnya, ia rutin bersepeda.

Perempuan Cantik Asal Probolinggo ini Punya Cara Tersendiri Jaga Bentuk Tubuh
(Surya/Galih Lintartika)
Devi Novitasari 

 TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Devi Novitasari memiliki cara tersendiri untuk menjaga bentuk tubuhnya. Perempuan cantik ini ternyata memiliki sebuah rahasia.

Kepada Surya, perempuan kelahiran Probolinggo, 13 Desember 1989 ini mengaku untuk menjaga kelangsingan tubuhnya, ia rutin bersepeda.

Kata dia, bersepeda menjadi cara untuk menjaga berat badannya stabil. Ia mengaku berat badannya berkisar antara 55 - 60 kilogram.

"Lebih dari itu berarti statusnya sudah warning, ibaratnya sudah lampu merah. Stop makan, dan mulai menjaga pola hidup sehat dan rutin bersepeda," katanya.

Perempuan berambut panjang ini mengaku kalau tidak bersepeda, berat badannya mudah berubah. Maka dari itu, di tengah kesibukan pekerjaan, ia selalu meluangkan waktu untuk bersepeda.

BREAKING NEWS! Buka Pidato Kongres PSSI 2019, Edy Rahmayadi Mengundurkan Diri dari Ketua Umum PSSI

Sandiaga Uno Nilai Suara di Jatim Jadi Cerminan Suara Nasional dalam Menentukan Presiden Indonesia

Seorang Pria Ditangkap di Wonokromo Usai Dilaporkan Menyetubuhi Pelajar di Penginapan Krembangan

Devi, sapaan akrabnya, mengaku memang lebih sering stay di Jakarta, meski lahir dan besar di Probolinggo. Kata dia, pekerjaan yang membuatnya harus bertahan di ibu kota.

Nah, di perkotaan, ia masih menyempatkan setiap minggunya untuk bersepeda. Itu wajib dilakukan untuk tetap menjaga kebugaran.

"Iya masih saya sempatkan lah. Minim keliling komplek rumah atau kalau ke jalan ya tidak sampai jauh - jauh dari rumah. Yang jelas, saya harus curi waktu 2 jam untuk olahraga," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Ia mengaku , setiap kali bersepeda, minimal 1 jam 30 menit. Itu sudah menjadi aturan dan kewajiban yang harus diselesaikan setiap bersepeda.

"1 jam 30 menit itu sudah bisa membakar lemak - lemak jahat," imbuhnya

Sekadar diketahui, ia juga memiliki prinsip bahwa olahraga membuatnya lebih fresh dalam berpikir. Dan ia meyakini, ketika jenuh dengan kesibukan pekerjaan, ia berlarinya ke sepeda.

"Efeknya kalau setelah sepeda itu lebih tenang dan bisa berfikir jernih. Kalau awalnya suntuk, habis berkeringat dan lelah, pikiran jadi lebih enak. Makanya sampai sekarang saya masih rutin bersepeda," pungkas dia. ((lih/TribunJatim.com).

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved