DPRD Akan Panggil Tim Pemkot Blitar Minta Penjelasan soal Hasil Evaluasi Karaoke

DPRD Kota Blitar berencana memanggil tim dari Pemkot Blitar untuk menjelaskan hasil evaluasi sejumlah tempat karaoke di wilayahnya.

DPRD Akan Panggil Tim Pemkot Blitar Minta Penjelasan soal Hasil Evaluasi Karaoke
istimewa
Ilustrasi karaoke 

 TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - DPRD Kota Blitar berencana memanggil tim dari Pemkot Blitar untuk menjelaskan hasil evaluasi sejumlah tempat karaoke di wilayahnya.

Dewan ingin mendapatkan penjelasan secara rinci dari tim soal hasil evaluasi sejumlah tempat karaoke.

"Kami memang sudah mendapat laporan hasil evaluasi karaoke dari Pemkot. Tapi detailnya seperti apa kami belum tahu. Rencananya, Jumat (25/1/2019), kami akan melakukan rapat kerja dengan tim evaluasi dari Pemkot terkait hasil evaluasi karaoke," kata Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto kepada Tribunjatim.com, Selasa (22/1/2019).

Totok mengaku mengetahui hasil evaluasi yang menyebutkan tujuh karaoke izinnya belum lengkap dan satu karaoke izinnya sudah lengkap justru dari berita media. Sebab, laporan evaluasi karaoke yang diterima dewan dari tim Pemkot Blitar tidak menyebutkan hal semacam itu.

"Kami ingin tahu yang izinnya lengkap dan boleh beroperasi lagi itu alasannya apa, sedangkan yang izinnya dianggap belum lengkap alasannya juga apa. Intinya kami minta penjelasan dari tim Pemkot," ujar Totok kepada Tribunjatim.com.

Politikus PKB itu menyatakan rekomendasi dewan ke Pemkot Blitar soal tempat karaoke sudah jelas. Dalam rekomendasi itu, dewan meminta Pemkot Blitar untuk meninjau kembali perizinan dan mengevaluasi keberadaan tempat karaoke. Kalau ditemukan pelanggaran, dewan meminta Pemkot untuk menutup tempat karaoke itu.

Soal Pembebasan Abu Bakar Baasyir, Jokowi Sebut Syarat Setia Kepada NKRI & Pancasila Sangat Prinsip

Raffi Ahmad Geleng-Geleng Lihat Garasi Sule, Ada 6 Mobil Mewah dengan Total Harga Rp 5,4 Miliar!

Viral Video Buah Naga Dibuang ke Sungai di Banyuwangi karena Harga Terlalu Murah, Cek Faktanya

"Rekomendasi kami sudah jelas seperti itu. Kami menunggu hasil rapat kerja dengan tim evaluasi Pemkot terlebih dulu. Setelah itu, hasilnya akan kami bahas lagi di dewan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Plt Kepala Satpol PP Kota Blitar sekaligus Sekretaris Tim Evaluasi Pemkot Blitar, Juari mengatakan hasil evaluasi dari tim menyebutkan rata-rata perizinan sejumlah tempat karaoke masih belum lengkap.

Dari delapan tempat karaoke yang disegel hanya satu yang perizinannya sudah lengkap. Satu tempat karaoke yang perizinannya sudah lengkap, yaitu, Karaoke 999.

"Hanya karaoke 999 yang izinnya sudah lengkap. Segelnya juga sudah kami lepas. Sedangkan tujuh karaoke lainnya masih kami segel karena perizinannya belum lengkap," ujar Juari.

Masalah perizinan itu penting untuk operasional tempat karaoke. Kalau pemilik karaoke tidak bisa melengkapi perizinan maka karaoke itu tidak boleh beroperasi. Pemkot Blitar memberi kesempatan kepada para pemilik karaoke untuk segera melengkapi perizinannya. (sha/TribunJatim.com).

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved